Ini Alasan China Jauh-Jauh Cari Ikan ke Natuna

Vania Halim, Jurnalis · Selasa 14 Januari 2020 03:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 13 320 2152384 ini-alasan-china-jauh-jauh-cari-ikan-ke-natuna-ttyudTCtVL.jpg Nelayan RI. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Perairan Natuna menjadi surganya perairan Indonesia, karena menyimban banyak ikan yang mempunyai nilai ekspor tinggi. Dengan sumber tersebut, Natuna kerap diincar para pelaku illegal fishing.

Menurut Pakar Perikanan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Sulistiono, wajar saja jika banyak negara termasuk China menginginkan wilayah perairan ini. Pasalnya, cukup banyak kekayaan laut yang ada di sana.

Sebagai contoh, ada ikan pelagis yang hanya hidup di wilayah bagian atas perairan. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada September 2019, jumlah ikan pelagis kecil mencapai 330.284 ton sedangkan ikan pelagis besar mencapai 185.855 ton.

Selain itu, ada juga biota laut lainnya seperti Uudang penaeid yang mana jumlahnya mencapai 62.342 ton. Lalu cumi-cumi jumlahnya mencapai 23.499 ton yang ada di wilayah perairan Natuna.

Kemudian ada juga ikan karang yang mana jumlahnya mencapai 20.625 ton. Lalu ada juga rajungan, kepiting dan lobster yang mana jumlahnya masing-masing 9.711 ton, 2.318 ton dan 1.421 ton.

Baca Selengkapnya: China 'Wara-wiri' di Natuna, Ternyata Menyimpan 2 Ikan yang Spesial

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini