nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Seluruh Tanah di Banten Ditargetkan Bersertifikat pada 2023

Rasyid Ridho , Jurnalis · Kamis 16 Januari 2020 16:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 16 470 2153851 seluruh-tanah-di-banten-ditargetkan-bersertifikat-pada-2023-Zszj1plz7R.jpg Sertifikat Tanah di Banten (Foto: Okezone.com/Ridho)

SERANG - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil menargetkan pada tahun 2023 seluruh tanah di Provinsi Banten akan terdaftar atau bersertifikat. Hal itu disampaikannya saat menyerahkan sebanyak 2,946 sertifikat kepada masyarakat Banten di gedung Aspirasi, Kota Serang, Banten.

"Tahun 2023 seluruh tanah di Banten akan terdaftar, kami mempunyai target 2025, untuk menghindari sengketa dan konflik,” kata Sofyan Djalil, Kamis (16/1/2020).

Baca Juga: 8 Tantangan Kementerian ATR, Tombaknya Penjagaan NKRI Melalui Sertifikat

Sofyan Djalil menjelaskan, program sertifikat tanah tersebut atas intruksi dari Presiden Joko Widodo. Dia mengaku program tersebut untuk meminimalisir konflik-konflik agraria di seluruh daerah di Indonesia.

Jika tanah sudah mempunyai sertifikat, kata Sofyan, maka harga tanah secara otomatis bisa lebih mahal dari harga sebelumnya. Untuk itu, dia meminta agar tanah tersebut harus dirawat dengan baik agar terhindar dari mafia-mafia tanah yang akan mengklaim tanah milik masyarakat.

Baca Juga: Sertifikat Tanah Rusak akibat Banjir? Silahkan Datang ke Kantor BPN Terdekat

Sofyan Djalil juga mengakui masih ada masyarakat yang kurang memahami dengan baik soal tujuan sertifikat tanah, sehingga masyarakat tidak mempunyai semangat untuk mensertifikatkan tanahnya.

“Tapi setelah di sertifikatkan mereka senang sekali. Karena mereka tahu akan punya nilai yang baik,” imbuhnya.

Selain itu, sertifikat tanah bisa dipergunakan untuk menjadi sebuah modal usaha bagi masyarakat dengan cara digadaikan atau disekolahkam ke perbankan. Namun dia berpesan penggunaan sertifikat tanah tersebut harus dengan baik agar tanah bisa dimiliki seterusnya.

Dia mengakui, pada 2019 pemerintah pusat mensertifikatkan tanah sebanyak 11 juta bidang. Kemudian, pada 2020 bisa sampai 12 juta bidang tanah bersertifikat di seluruh Indonesia. Sedangkan untuk Banten pada 2020 mempunyai target sebanyak 358.000 tanah yang akan disertifikatkan. Saat ini masih ada 1,2 juta tanah di Banten belum bersertifikat.

Kepala Badan Pertanahan Nasional Kantor Wilayah (BPN Kanwil) Banten Andi Tenri Abeng mengakui pihaknya menargetkan 358 bidang tanah mendapatkan sertifikat pada 2020. Dia mengatakan pihaknya pada awal 2020 memberikan 2,946 sertifikat tanah kepada masyarakat.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini