Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mothercare UK Tutup, Berikut Deretan Ritel Global yang Berguguran

Fabbiola Irawan , Jurnalis-Sabtu, 18 Januari 2020 |10:06 WIB
Mothercare UK Tutup, Berikut Deretan Ritel Global yang Berguguran
Ritel (Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Perkembangan teknologi membuat persaingan bisnis menjadi ketat. Bahkan, bisnis ritel di dunia pun termakan akan perkembangan zaman.

Tren masyarakat saat ini sudah jarang mendatangi lokasi ritel. Hal ini dikarenakan teknologi gadget dapat mempermundah masyarakat dalam berbelanja.

Kondisi inilah yang membuat banyak toko ritel berguguran karena kalah bersaing dengan toko berbasis online. Sebut saja baru-baru ini ritel peralatan bayi dan anak-anak, Mothercare.

Baca juga: Cetak Kerugian, Mothercare Tutup Semua Tokonya di Inggris Bulan Ini

Mothercare United Kingdom baru saja menutup seluruh tokonya di Inggris. Tak hanya itu, masih banyak lagi toko ritel yang menutup gerai-gerainya hingga saat ini.

Oleh sebab itu, Jakarta, Sabtu (18/1/2020), Okezone merangkum beberapa ritel yang telah menutup gerai-gerainya. Berikut nama-nama ritelnya.

Ritel

1. Mothercare

Mothercare telah mengonfirmasi akan menutup toko-toko yang masih buka hingga saat ini di Inggris. Mothercare mencatatkan penjualan yang buruk sebelum pada akhirnya tutup. Perusahaan mengalami kerugian hingga 36,3 juta poundsterling.

Ritel khusus perlengkapan bayi dan anak-anak tersebut telah mengeluarkan surat edaran sebelum ritel tersebut ditutup. Dari edaran tersebut, diketahui Mothercare ditutup pada 12 Januari 2020. Seminggu setelahnya, perusahan akan melakukan aksi cuci gudang dan memberikan diskon untuk menguras sisa barang yang masih ada.

Baca juga: Akibat Banjir Kerugian Pengusaha Ritel Capai Rp1 Triliun

2. JC Penney

Department store terbesar ini sudah menutup 140 toko pada pertengahan 2017 ini. Selain itu, mereka juga sudah melakukan pensiun dini kepada 6.000 orang karyawan.

3. Radioshack

Toko retail elektronik terbesar ini dahulu tersebar dimana-mana. Namun, sekarang keberadaan sudah sulit ditemukan. Perusahaan ini pernah mengoperasikan 7.300 toko. Namun, saat ini hanya tersisa 70 toko yang masih beroperasi.

Baca juga: Bangkrut, Forever 21 Ajukan Perlindungan Kepailitan

4. Gymboree

Toko pakaian anak- anak Gymboree sudah menutup seperempat gerai yang mereka miliki. Alasan penutupan karena ingin menyesuaikan bisnis retail yang sedang berkembang. Perusahaan juga telah mengajukan perlindungan kebangkrutan pada tanggal 11 Juni. Sampai saat ini, mereka telah menutup 350 gerai Gymboree dan Crazy 8 dari total hampir 1.300 gerai.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement