Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengalihan Subsidi Elpiji 3 Kg, Menteri ESDM: Untuk Cegah 'Kebocoran'

Fabbiola Irawan , Jurnalis-Minggu, 19 Januari 2020 |05:17 WIB
Pengalihan Subsidi Elpiji 3 Kg, Menteri ESDM: Untuk Cegah 'Kebocoran'
Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA – Rencana Pemerintah Indonesia dalam mengubah skema penyaluran subsidi gas elpiji 3 kilogram bertujuan agar bantuan yang diberikan lebih tepat sasaran. Pemerintah juga akan melakukan pendataan penerima bantuan yang benar-benar berhak membutuhkannya.

“Subsidi tertutup nanti diidentifikasi dulu kira-kira yang memang berhak menerima tapi enggak batasi, yang menerima tetap menerima. Cuma teregister dan terdaftar jadi bisa teridentifikasi untuk cegah terjadi ‘kebocoran’,” papar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, demikian dikutip dari situs Setkab, Sabtu (18/1/2020).

Rencananya sistem distribusi tepat sasaran gas melon ini akan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2020. Dengan harapan, hanya masyarakat tertentu saja yang mendapatkan bantuan tersebut.

Pengalihan subsidi gas 3 kilogram ini nantinya akan langsung disalurkan kepada para penerima bantuan. Tadinya, subsidi gas melon akan langsung mengalir pada produknya sehingga siapa pun yang membeli pasti mendapatkan subsidi.

(Baca Selengkapnya: Menteri ESDM Sebut Pengalihan Subsidi Elpiji 3 Kg Masih Tahap Kajian)

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement