Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Batang Pisang Disulap Jadi Kompos Organik

Maylisda Frisca Elenor Solagracia , Jurnalis-Minggu, 19 Januari 2020 |18:47 WIB
Batang Pisang Disulap Jadi Kompos Organik
Ilustrasi Batang Pisang (Foto: Instagram Kementerian Pertanian)
A
A
A

JAKARTA - Tak hanya buahnya, batang pisang ternyata punya manfaat untuk lingkungan. Kementerian Pertanian (Kementan) meyebut, batang pisang bisa diolah jadi kompos organik.

"SobaTani, sebentar lagi kita akan menikmati libur akhir pekan, nah enaknya ngisi waktu luang dengan membuat barang-barang di sekitar kita menjadi lebih bermanfaat. Mengubah batang pisang menjadi kompos, misalnya," tulis Kementan yang dilansir dari akun Instagramnya pada Minggu (19/1/2020).

Menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, batang pisang cocok dijadikan kompos organik karena mengandung nitrogen.

Baca Juga: Ada 88 Daerah Rentan Rawan Pangan, Ini Ciri-cirinya!

"Kandungan batang pisang yang utama adalah nitrogen, yang berperan penting dalam pembentukan vegetatif bagian tanaman, baik akar, batang, dan daun," ujar Mentan Syahrul Yasin Limpo.

Untuk membuat kompos organik dari batang pisang, pertama-tama cincang batang pisang terlebih dahulu. Potonglah batang pisang kecil-kecil agar mempercepat proses pengomposan. Lalu, anginkan hasil cacahan tersebut hingga agak kering.

Baca Juga: Mentan Syahrul Siap Tempur Lawan Mafia Pangan!

Setelah itu, campur cacahan yang dibuat dengan bahan lain, seperti serbuk gergaji dan arang sekam. Bahan lain dicampur agar kualitas kompos organik yang dibuat baik.

Kemudian masukkan bahan yang sudah tercampur ke dalam bak pengomposan. Bak pengomposan bisa dibuat dengan memanfaatkan lubang di sekitar lahan kebun pisang. Lubang yang akan dibuat sebagai bak pengomposan ini ditutup menggunakan penutup terpal plastik.

Baca Juga: Amran ke Syahrul Yasin Limpo, Jadi Mentan Harus Minum Pil Sabar

Biarkan selama 1 hingga 1,5 bulan. Aduk kompos yang sedang dibuat selama seminggu sekali. Jangan lupa untuk cek kompos yang sedang didamkan.

Apabila terjadi perubahan warna dan kontur dari percampuran batang pisang tadi, maka kompos organik sudah siap digunakan.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement