nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aliran Modal Asing ke Indonesia Naik buat Neraca Pembayaran Membaik

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 23 Januari 2020 15:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 23 20 2157235 aliran-modal-asing-ke-indonesia-naik-buat-neraca-pembayaran-membaik-1VpFFZgQVV.jpg Dolar (Reuters)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memprakirakan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal IV-2019 terus membaik. Sehingga menopang ketahanan sektor eksternal.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, NPI yang membaik ditopang oleh naiknya aliran masuk modal asing dan terkendalinya defisit transaksi berjalan.

 Baca juga: BI Catat Penurunan Defisit Neraca Pembayaran Turun Drastis di Kuartal III-2019

"Aliran masuk investasi portofolio asing ke pasar keuangan domestik pada kuartal IV-2019 tercatat neto USD6,36 miliar, lebih tinggi dari perkembangan kuartal III-2019 sebesar neto USD4,88 miliar," ujar Perry di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

 Bank Indonesia

Sementara itu, lanjutnya, defisit transaksi berjalan yang terkendali didukung oleh membaiknya neraca perdagangan. Di mana, neraca perdagangan Desember 2019 tercatat defisit USD0,03 miliar menurun tajam dibandingkan dengan defisit bulan sebelumnya sebesar USD1,39 miliar.

 Baca juga: Dari Defisit, BI Pede Neraca Pembayaran Bakal Membaik

"Dengan perkembangan tersebut, defisit transaksi berjalan 2019 diprakirakan sekitar 2,7% PDB dan pada 2020 tetap terkendali dalam kisaran 2,5-3,0% PDB," ujarnya.

Sementara itu, posisi cadangan devisa pada akhir Desember 2019 meningkat menjadi USD129,2 miliar atau setara dengan pembiayaan 7,6 bulan impor atau 7,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah. Serta posisi tersebut berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

 Baca juga:Neraca Pembayaran 2019 Terjaga, BI: Bisa Menopang Ketahanan Eksternal

"Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk meningkatkan ketahanan eksternal, termasuk berupaya mendorong peningkatan PMA," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini