nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rupiah Makin Perkasa, Gubernur BI: Prospek Ekonomi Meningkat

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 23 Januari 2020 15:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 23 278 2157246 rupiah-makin-perkasa-gubernur-bi-prospek-ekonomi-meningkat-jfIFQ6CqnX.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan penguatan nilai tukar Rupiah saat ini sudah sejalan dengan fundamendal ekonomi Indonesia. Nilai tukar sejak awal tahun terus mengalami peningkatan, bahkan diproyeksi akan menjadi mata uang terkuat di Asia tahun ini.

“Prospek ekonomi meningkat, ya wajar rupiah menguat,” kata Perry di Gedung Bank Indonesia, Kamis (23/1/2020).

Baca Juga: Rupiah Mata Uang Terkuat di Asia, Apa Kata BI?

Bukan hanya perbaikan ekonomi, penguatan Rupiah juga ditopang oleh peningkatan aliran modal asing. Ketersediaan dolar di dalam negeri juga menjadi faktor mengapa belakangan ini nilai tukar Rupiah cukup perkasa.

“Memang aliran masuk modal asing menambah supply, ekspornya juga naik menambah supply dan itu lebih besar supplynya dari permintaan devisa baik dari sisi impor maupun pembayaran utang luar negeri,” ucapnya.

Baca Juga: Menanti BI Rate, Rupiah Tekan Dolar ke Rp13.623/USD

Tak hanya itu, Perry menilai penguatan nilai tukar Rupiah juga sejalan dengan mekanisme pasar yang semakin baik. Pagi ini, nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berada di level Rp13.600-an per USD.

Mengutip Bloomberg Dollar Index, pukul 9.18 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 23 poin atau 0,17% ke level Rp13.623 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp13.615-Rp13.641 per USD. Sementara Yahoo Finance melaporkan Rupiah berada di kisaran level Rp13.674 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp13.674-Rp13.674 per USD.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini