nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aset LPS Tumbuh 17,12% di 2019 Jadi Rp120,3 Triliun

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 24 Januari 2020 17:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 24 20 2157858 aset-lps-tumbuh-17-12-di-2019-jadi-rp120-3-triliun-Ywu0oHAMlD.jpeg LPS Turunkan Suku Bunga (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatatkan total aset hingga akhir 2019 mencapai Rp120,3 triliun. Angka ini meningkat 17,12% dari posisi akhir 2018 yang sebesar Rp102,7 triliun.

Plt Kepala Eksekutif LPS Didik Madiyono menjelaskan, pencapaian aset tersebut berasal dari investasi sebesar Rp114,5 triliun, naik dari posisi di 2018 yang sebesar Rp91,2 triliun. Investasi berkontribusi 95,2% dari total aset yang dimiliki LPS.

"Ini berasal dari investasi di Surat Berharga Negara (SBN)," katanya dalam konferensi pers di Kantor Pusat LPS, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Baca Juga: Bos OJK Pamer ke Jokowi Inklusi Keuangan Capai Target

Selain itu, aset LPS juga berasal dari kas dan piutang yang tercatat sebesar Rp4,9 triliun, turun dari posisi akhir tahun lalu yang sebesar Rp11,2 triliun. Porsinya 4,06% dari total aset.

Sementara untuk aset tetap sebesar Rp100 miliar, cenderung tak berubah dari tahun sebelumnya. Kontribusinya paling rencah yakni hanya 0,12% dari total aset.

Lalu dari aset lainnya tercatat sebesar Rp700 miliar, meningkat dari posisi Rp200 miliar di tahun lalu. Porsinya tercatat 0,62% dari total aset.

Baca Juga: Hampir Semua Penduduk RI Miliki Ponsel, tapi Belum Tentu Punya Rekening

Dari nilai aset tersebut, lanjut Didik, LPS berhasil meraih pendapatan operasi senilai Rp19,8 triliun. Pada akhir tahun 2018 nilai pendapatan operasional LPS mencapai Rp18 triliun.

Sementara untuk cadangan penjaminan LPS mencapai Rp92,5 triliun, tumbuh dari posisi tahun 2018 yang sebesar Rp78,5 triliun. Meski demikian, angka itu hanya setara 1,53% dari capaian target fund yang seharusnya 2,5%.

"Sesuai mandat dalam UU LPS, target fund dibandingkan total DPK adalah 2,5%, jadi ini belum capai target," katanya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini