Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Penumpang Pesawat ke Manado Diduga Kena Virus Korona

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Minggu, 26 Januari 2020 |10:46 WIB
7 Penumpang Pesawat ke Manado Diduga Kena Virus Korona
7 Penumpang Pesawat Diduga Kena Virus Korona (Foto: Shutterstock)
A
A
A

MANADO – Tujuh orang penumpang pesawat Lion Air dikabarkan terindikasi virus korona. Penumpang tersebut, datang dari Changsha, sebuah provinsi besar di China.

Baca Juga: Sudah Tersentuh Virus Korona, Garuda Belum Berencana Stop Rute Penerbangan ke Singapura

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, menjelaskan tujuh tamu dari Changsha yang dikabarkan terindikasi virus korona, sudah diperiksa.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, pengecekan secara intensif oleh pihak terkait, tim medis beserta tim Kantor Kesehatan Pelabuhan/ KKP Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, dinyatakan negatif atau tidak terindikasi (tidak memiliki tanda-tanda) virus dimaksud," tutur dia dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (26/1/2020).

Baca Juga: Soal Virus Korona, Kemenhub Wanti-Wanti Maskapai Penerbangan

Penerbangan internasional bernomor JT-2742 tersebut, berangkat dari Bandar Udara Internasional Huanghua Changsha yang terletak di Changsha, Provinsi Hunan, Republik Rakyat Tiongkok (CSX) tujuan Manado melalui Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Sulawesi Utara (MDC).

Pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LJM berangkat sesuai jadwal pada 14.40 waktu setempat (Time in Changsha, Hunan) dan mendarat di Sam Ratulangi pukul 19.59 Waktu Indonesia Tengah (WITA, GMT+ 08). Dalam penerbangan ini, Lion Air membawa tujuh kru dan 176 tamu atau penumpang.

 Cegah Masuknya Virus Korona, Bandara Soetta Cek Kesehatan Penumpang

Penerbangan JT-2742 sudah dipersiapkan dengan baik, sebelum keberangkatan seluruh kru dan tamu menjalani pemeriksaan kesehatan berdasarkan ketentuan.

Ketika pesawat berada pada pelataran parkir bandar udara (apron) untuk menurunkan penumpang, petugas kesehatan terlebih dahulu masuk ke dalam kabin pesawat guna melakukan pemeriksaan kepada seluruh tamu dan awak pesawat.

Hal tersebut sebagai upaya memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan udara kepada awak pesawat dan tamu atau penumpang, terutama tindakan antisipasi sesuai pemberitahuan larangan perjalanan dari otoritas Wuhan mengenai dampak wabah virus corona.

Antisipasi dilakukan mengacu pada surat edaran dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia No. SR.01.0111/5888/2019 "Pemberitahuan Kewaspadaan Penyakit Polio" pada 30 Desember 2019 dan No PM.04.021111143/2020 "Kesiapsiagaan dan Antisipasi Penyebaran Penyakit Pneumonia Berat yang belum diketahui etiologinya" pada 03 Januari 2020.

Dalam langkah preventif pencegahan dimaksud, Lion Air telah menjalankan operasional dengan melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku serta menyediakan dan menggunakan masker, sarung tangan (hand gloves) dan cairan/ gel pembersih tangan (hand sanitizer) guna antisipasi tertular pada awak pesawat dan petugas layanan darat.

Departemen Keselamatan, Keamanan dan Kualitas Lion Air meminta kepada seluruh unit terkait untuk menerapkan rekomendasi yang disampaikan.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement