nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani Ingin 75.000 Desa Dipimpin Kades Berkualitas

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 29 Januari 2020 21:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 29 20 2160356 sri-mulyani-ingin-75-000-desa-dipimpin-kades-berkualitas-UejYi0Ct3m.jpeg Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, setiap desa perlu dipimpin oleh pihak-pihak yang memang punya kapabilitas dalam mengelola anggaran desa. Pasalnya, ada 75.000 desa di Indonesia yang selalu mendapat kucuran dana desa.

Setiap tahun desa-desa tersebut mendapatkan aliran dana dari pemerintah pusat sebesar Rp900 juta hingga Rp3 miliar. Tahun ini, anggaran dana desa mencapai Rp72 triliun.

Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Alasan Banyak Orang Tergiur Jadi Kepala Desa

Anggaran yang besar ini sayangnya belum dibarengi dengan pengelolaan dana desa yang kredibel. Lantaran, banyak pengaduan yang diterimanya terkait penyelewengan penggunaan dana desa, bahkan muncul banyak desa fiktif.

"Memang beberapa sarjana yang bagus jadi kepala desa kalau betul-betul commited, hasilnya sangat amazing," ujar Sri Mulyani Sri Mulyani dalam pidatonya di BRI Group Economic Forum, Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Baca Juga: Netizen ke Sri Mulyani: Ibu Tolong Diawasi Dana Desa

Sri Mulyani mencontohkan, salah satu desa yang berhasil mengelola anggaran dengan baik adalah Desa Ponggok, Klaten, Jawa Tengah. Desa ini mampu bertransformasi dan mendapatkan kas daerah dari hasil pengembangan sumber daya lokal.

"Itu awalnya desa yang cuma punya Rp 20 juta kas desa, tiba-tiba sekarang menghasilkan Rp15 miliar dari BUMDes. Hanya gara-gara mata air, yang di situ dibersihkan, semua ditata, sekarang jadi instagramable, orang-orang foto pre wedding di situ. Jadi dia dapat penerimaan asli dari desanya," katanya.

Oleh sebab itu, dia menilai jika kepala desa yang menjabat memang benar-benar bertanggung jawab, pasti bisa melakukan perubahan kesejahteraan bagi penduduk desa. Dia ingin, setiap desa bisa memanfaatkan aliran dana desa dengan tepat untuk kemajuan desa tersebut.

"Kalau kita punya punya 75.000 orang bagus ditaruh di desa, that make a lot of change secara fundamental. Sekarang ini 75.000 masih 20.000 desa yang miskin dan tertinggal, meski ada yang sudah mandiri dan maju," ujarnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini