nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Turun 11%, Subsidi Kereta Perintis Hanya Rp159,2 Miliar

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 29 Januari 2020 10:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 29 320 2159918 turun-11-subsidi-kereta-perintis-hanya-rp159-2-miliar-ujbvveammw.jpg Kereta (okezone)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan menyiapkan uang sebesar Rp159,2 miliar untuk penyelenggaraan subsidi angkutan kereta api perintis tahun anggaran 2020. Angka ini turun 11% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp183 miliar.

Pemberian subsidi itu ditandai dengan penandatanangan kontrak antara Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan PT Kereta Api Indonesia (Persero).

 Baca juga: Subsidi Kereta Api Ekonomi Dicabut, Menhub: Tak Ada Kenaikan Tarif Rp1 Pun

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, turunnya nilai subsidi ini adalah tanda efisiensi, karena subsidi adalah stimulasi bagi suatu pergerakan. Jika semakin hari okupansinya makin besar, pendapatan dari tiket juga makin besar, sehingga dalam waktu tertentu tidak perlu disubsidi lagi.

Di sisi lain, lanjut Menhub, kebutuhan akan konektivitas khususnya kereta api itu sangat besar dan di masa mendatang kereta api akan mendominasi angkutan massal di kota-kota besar dan juga antarkota.

 Baca juga: Antisipasi 212, KAI Rekayasa Pemberangkatan 22 Kereta dari Jatinegara

“Contohnya di Palembang, sekarang ini subsidinya Rp90 miliar, sekarang pendapatannya sudah Rp60 miliar. Dalam dua tahun diyakini akan melampaui itu, jadi subsidinya dapat kita alihkan ke tempat-tempat yang lain,” ujarnya mengutip keterangan tertulis, Rabu (29/1/2020).

Meskipun begitu, lanjut Budi, subsidi ini juga sebagai bahwa pemerintah ingin memberikan pelayanan terbaik kepada transportasi berbasis rel ini. Apalagi saat ini kereta api menjadi salah satu transportasi yang menjadi primadona dari masyarakat menyusul pelayanannya yang semakin membaik.

 Baca juga: Subsidi Kereta Ekonomi Naik 4,5% Jadi Rp2,37 Triliun pada 2019

“Ini adalah langkah baik dalam rangka mengeksekusi visi Presiden untuk memastikan konektivitas itu terjadi di mana-mana, tidak terkecuali pada daerah-daerah yang belum punya kemampuan maksimal yang harus disubsidi melalui angkutan perintis ini,” jelasnya.

Subsidi ini akan dialokasikan untuk kereta api perintis yang terdiri dari KA Bathara Kresna lintas Purwosari - Wonogiri Jawa Tengah, KA Cut Meutia lintas Krueng Mane – Krueng Geukueh Aceh Utara, KA Lembah Anai lintas Kayutanam – Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Sumatera Barat, KA Minangkabau Ekspres lintas BIM – Padang, dan KA LRT Sumatera Selatan.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini