nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mau Dana Desa? Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

Irene, Jurnalis · Rabu 29 Januari 2020 14:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 29 320 2160118 mau-dana-desa-ini-syarat-yang-harus-dipenuhi-Y1xelV57su.jpg Dana Desa (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan menjelaskan adanya perubahan dalam hal penyaluran dana desa di tahun 2020. Dana desa akan dipercepat penyalurannya dengan persentase sebesar 40% di tahap I dan akan disalurkan pada bulan Januari hingga Juni.

Melansir unggahan Instagram resmi Ditjenpk, Rabu (29/1/2020), jika mengulik perbedaan dari tahun sebelumnya, di tahun 2019 penyaluran desa adalah hanya sebesar 20% pada tahap I yang mana desa hanya akan menerima dana penyaluran sebesar Rp186,78 juta. Sedangkan tahap II dan tahap III masing-masing penyaluran sebesar 40%.

Di tahun 2020, di tahap I adalah sebesar 40% yang berarti masing-masing desa rata-rata akan menerima dana penyaluran sebesar Rp384,24 juta. Sedangkan di tahap II dan III masing-masing penyaluran sebesar 40% dan 20%.

Dengan perbedaan penyaluran dana desa ini diharapkan pembangunan di desa dapat segera terlaksana shingga manfaatnya juga akan segera dirasakan oleh masyarakat desa. Selain itu, perbedaan juga terjadi dalam persyaratan penyaluran dana desa.

"Selain itu, persyaratan penyaluran Dana Desa juga disederhanakan. Oleh karena itu, segera lengkapi persyaratannya ya," tulis Ditjenpk dalam keterangan postingannya.

Persyaratan pertama adalah perkada tata cara pengalokasian dan rincian dana desa per desa. Kedua adalah surat kuasa pemindahbukuan dana desa dari Kepala Daerah. Dan yang ketiga adalah Peraturan Desa (Perdes) APBDesa.

Jika persyaratan penyaluran tidak tersampaikan, dapat dipastikan dana desa tidak akan tersalur dan akan menjadi sisa dana desa di RKUN. Kemudian terkait penyalahgunaan dana desa, penyaluran dana desa dapat dihentikan.

Untuk mekanisme tahapan penyaluran dana desa, pada tahap awal kepala desa akan menyampaikan dokumen persyaratan penyaluran kepada Kepala Daerah, selanjutnya KepDa akan melakukan verifikasi kesesuaian dokumen persyaratan penyaluran dari desa dan kemudian menyampaikannya kepada Kepala KPPN.

Tahap selanjutnya, KPPN akan menerima kelengkapan dokumen penyaluran dan kemudian melakukan penyaluran. KPPN selanjutnya akan menerbitkan SPM dan SP2D untuk penyaluran dan pemotongan di Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Di tahap terakhir KPPN akan menerbitkan SPM dan SP2D untuk penyaluran dana hasil pemotongan ke Rekening Kas Desa pada tanggal yang sama.

Sebagai informasi, per tanggal 27 Januari 2020, setidaknya sudah ada 517 desa yang siap disalurkan dana desa. Rinciannya antara lain: Kab. Natuna (70 desa), Kab. Balangan (100 desa), Kab. Pringsewu (3 desa), Kab. Pacitan (49 desa), Kab Madiun (194 desa), Kab Gorontalo (13 desa), Kab. Bantaeng (46 desa), Kab. Kolaka Timur (39 desa), dan Kab. Manggarai Barat (3 desa).

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini