Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Renovasi 6 Stadion untuk Piala Dunia U-20, Pemerintah Alokasikan Dana hingga Rp300 Miliar

Fabbiola Irawan , Jurnalis-Kamis, 30 Januari 2020 |10:55 WIB
   Renovasi 6 Stadion untuk Piala Dunia U-20, Pemerintah Alokasikan Dana hingga Rp300 Miliar
Stadion GBK (Foto: PUPR)
A
A
A

JAKARTA - Anggaran yang disiapkan untuk mendukung dan mengubah wajah venue Piala Dunia FIFA U-20 2021 membutuhkan biaya sekira Rp65 miliar-Rp300 miliar.

Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) pada 18 Januari 2020 telah menetapkan enam stadion yang akan digunakan sebagai venue Piala Dunia FIFA U-20 2021 dari 10 stadion yang diusulkan oleh Pemerintah Indonesia.

Baca Juga: Kementerian PUPR Bantu Renovasi Venue Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia

Keenam stadion tersebut adalah Stadion Utama GBK di Jakarta, Stadion Pakansari Bogor, Stadion Manahan Solo, Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Stadion Bung Tomo di Surabaya dan Stadion I Wayan Dipta di Bali.

"Membutuhkan biaya sekira Rp65-Rp300 miliar," kata Kepala Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (PSPPOP) Iwan Suprijanto mewakili Ditjen Cipta Karya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Rinciannya, rehab 2 venue utama yaitu Stadion Pakansari, Jawa Barat dan Stadion I Wayan Dipta, Bali membutuhkan biaya Rp15 miliar- Rp170 miliar, rehab 3 lapangan latihan (Sriwedari Solo, Sultan Agung Bantul, Delta Sidoarjo) dan 12 Lapangan (Bogor 5, Solo 4, Yogyakarta 3) sebesar Rp40 miliar- 120 miliar dan pembangunan dua lapangan baru di Yogyakarta Rp10 miliar.

Ditargetkan perbaikan seluruh venue utama dan lapangan latihan selesai pada Desember 2020.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Cipta Karya kembali diamanahkan untuk mendukung penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20 2021.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement