Menhub Cek Pembangunan Infrastruktur Transportasi di Pulau Terluar

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Minggu 02 Februari 2020 07:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 02 320 2161984 mehub-cek-pembangunan-infrastruktur-transportasi-di-pulau-terluar-DmHAWTP6Jc.jpeg Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau pembangunan infrastruktur transportasi yang akan dilakukan pengembangan di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Infrastruktur transportasi yang tengah dikembangkan di salah satu pulau terluar di Indonesia tersebut yaitu Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) dan Pelabuhan Malarko.

Baca juga: Menhub Minta Sistem Ticketing di Pelabuhan Merak-Bakauheni Dioptimalkan

“Saya diamanatkan oleh presiden untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur khususnya di daerah terluar, terpencil, tertinggal dan perbatasan (3TP) untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah di Indonesia. Tanjung Balai Karimun adalah daerah terluar yang sangat strategis berhadapan dengan negara lain (Singapura dan Malaysia). Oleh karenanya ini menjadi perhatian utama kami,” jelas Menhub dilansir dari laman Kemenhub, Minggu (2/2/2020).

Menhub menjelaskan, Pelabuhan Malarko yang ada (di wilayah) Tanjung Balai Karimun ini akan dijadikan Pelabuhan Samudera atau pelabuhan yang dapat disinggahi kapal-kapal besar, yang memiliki fasilitas lengkap untuk tempat bongkar muat barang untuk ekspor dan impor, dan dilengkapi dengan gudang.

Budi

Lebih lanjut Menhub Budi menjelaskan, Pelabuhan Malarko yang saat ini masih dikelola oleh Kemenhub nantinya akan dikerjasamakan pengelolaannya dengan BUMD, dan swasta.

Sebagai informasi saat ini Pelabuhan Malarko sudah membangun Causeway sepanjang 800x6 m2, Dermaga 110 x 10 m2, dan fasilitas lainnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini