nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bio Farma Jadi Induk Holding BUMN Farmasi

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 04 Februari 2020 17:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 04 320 2163307 bio-farma-jadi-induk-holding-bumn-farmasi-J7qJP7IMhn.jpg Kementerian BUMN Resmikan Holding BUMN Farmasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meresmikan perusahaan induk (holding) BUMN Farmasi. PT Bio Farma (Persero) ditunjuk menjadi perusahaan induk untuk perusahaan negara yang bergerak di bidang farmasi.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyatakan, dengan adanya sub-holding farmasi ini akan tercipta ketahanan, ketersediaan, keterjangkauan, mutu dan kesinambungan obat nasional.

Baca Juga: Krakatau Steel Belum Masuk Holding Pertambangan, Ini Alasannya

"Selain itu ini akan membangun industri kesehatan nasional inklusif, mandiri dan efisien," ujar dia di Kementerian BUMN Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Menurut dia, prospek industri farmasi sangat besar, di mana angka pertumbuhannya dua kali lipat dibandingkan pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Fakta Holding BUMN Asuransi, Dibentuk untuk Selamatkan Jiwasraya?

"Industri farmasi ini di dunia besarnya USD7,6 triliun. Dan hebatnya lagi pertumbuhan biaya kesehatan negara hampir selalu dua kali lipat dari pertumbuhan ekonomi negara. Maka itu apabila Indonesia pertumbuhan ekonomi 5% maka biaya kesehatan tumbuh 2 kali lipatnya menjadi 10%," ungkap dia.

Dengan Holding BUMN Farmasi ini, perusahaan farmasi di Indonesia bisa jadi kelas dunia. "Dengan holding ini maka terbangun kemandirian obat dan alat yang sampai hari ini 90%-94% masih impor. Di mana Indonesia sumber keanekaragaman hayati bisa jadi biodiversity," tandasnya.

Adapun anggota Holding BUMN Farmasi yakni PT Kimia Farma Tbk, dan PT Indonesia Farma (Indofarma) Tbk dan PT Bio Farma.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini