"Jadi banyak fenomena-fenomena yang menunjukkan perlambatan konsumsi rumah tangga, meskipun beberapa komponen mengalami peningkatan," katanya.
Secara rinci, pada komponen pertumbuhan konsumsi rumah tangga, untuk kelompok makanan dan minuman, selain restoran tumbuh 5,08%, melambat dari kuartal IV-2018 sebesar 5,09%.
Begitu pula dengan kelompok pakaian, alas kaki, dan jasa perawatannya yang tumbuh 3,76%, melambat dari tahun sebelumnya yang sebesar 4,12%. Kelompok transportasi dan komunikasi tumbuh 4,37% melambat dari pertumbuhan yang sebesar 5,89%.
Sementara untuk kelompok restoran dan hotel tumbuh 6,18%, lebih tinggi dari pertumbuhan di tahun lalu yang sebesar 5,75%. Kesehatan dan pendidikan juga tumbuh 7,35%, lebih tinggi dari sebelumnya 4,72%. Juga perumahan dan perlengkapan rumah tangga tumbuh 4,93%, lebih tinggi dari sebelumnya 4,53%.
"Jadi kita lihat nanti ke depannya dengan tetap memperhatikan komponen yang mengalami kenaikan dan turun tadi," tutup Kecuk.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.