Tingkatkan Jumlah Turis di Tengah Wabah Korona, RI Siapkan Tarif Khusus Wisata untuk Bali hingga Manado

Maylisda Frisca Elenor Solagracia, Jurnalis · Rabu 05 Februari 2020 10:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 05 320 2163545 tingkatkan-jumlah-turis-di-tengah-wabah-korona-ri-siapkan-tarif-khusus-wisata-untuk-bali-hingga-manado-RKS02w3RwO.jpg Jumlah Wisatawan ke Indonesia Turun Akibat Virus Korona. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah tengah memperhitungkan pemberian tariff khusus guna meningkatkan jumlah wisatawan yang saat ini menurun akibat virus corona.

Pemerintah akan mendorong penerbangan-penerbangan ke destinasi wisata seperti Bali, Kepulauan Riau- Batam, Bintan ataupun Manado diberikan tarif khusus tersebut.

Baca Juga: Tingkat Hunian Kamar Turun, Turis Asing Rata-Rata Menginap di RI Lebih dari Sehari

“Nah ini tarif khususnya akan dihitung dan pemerintah akan mendorong konvensi-konvensi atau MICE dalam negeri baik itu dari Kementerian untuk diselenggarakan di daerah-daerah pariwisata agar domestik tourism akan meningkat,” pungkas Menko Perekonomian, dilansir dari Setkab, Rabu (5/2/2020).

Sementara itu, gerbang destinasi wisata utama yakni Bandara Internasional Soekaro-Hatta (Soetta) mulai hari ini menghentikan semua rute penerbangan pesawat Indonesia–China dan sebaliknya.

Sejalan dengan itu, Bandara yang mampu menampung sebanyak 60 hingga 70 juta penumpang ini juga menunda layanan penerbangan dari Jakarta ke sejumlah kota di China. Hal ini sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona ke Tanah Air.

Baca Juga: Kalahkan China, Turis Malaysia Paling Banyak Piknik ke Indonesia

President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan perseroan telah melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait dengan keputusan ini.

“Kami telah mempersiapkan hal ini dengan seluruh stakeholder terutama seluruh maskapai yang melayani penerbangan rute Jakarta – China dan sebaliknya. Kami harapkan penghentian penerbangan sementara waktu ini dapat dipahami oleh seluruh pihak.” Ungkapnya.

(fbn)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini