Rapat Paripurna, UU Perjanjian Perdagangan Bebas IA-Cepa Disahkan

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 06 Februari 2020 17:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 06 320 2164457 rapat-paripurna-uu-perjanjian-perdagangan-bebas-ia-cepa-disahkan-PxpUYh6Xdn.jpg Paripurna Sahkan UU Perjanjian IA-CEPA (Foto: Okezone.com/Taufik)

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menggelar Rapat Paripurna pada hari ini. Dalam rapat Paripurna ini mengundang perwakilan dari pemerintah seperti Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPR-RI Puan Maharani. Adapun agenda rapat sendiri untuk mengesahkan UU Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA). Berdasarkan catatan sekretariat, Rapat Paripurna hari ini telah dihadiri dan ditandatangani oleh 334 anggota dari seluruh fraksi.

"Dengan demikian forum tercapai. Kami menyatakan Rapat Paripurna terbuka untuk umum," ujar Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar membuka rapat di Ruang Paripurna, Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Baca Juga: Setelah 9 Tahun Dirundingkan, Indonesia-Australia Teken IA-CEPA

Sementara itu, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyatakan dalam rapat kerja dengan Komisi VI telah disetujui Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement.

"Jadi, izinkan Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement bisa dijadikan Undang-Undang. Saya juga ucapkan terima kasih kepada anggota dewan yang hadir," ungkap dia.

Baca Juga: IA-CEPA Diteken, Siapa yang Lebih Diuntungkan?

Setelah Menteri Perdagangan Agus Suparmanto selesai membacakan hasil pertemuan dengan Komisi VI. Wakil DPR Muhaimin Iskandar menanyakan kepada anggota dewan yang hadir pada sidang Paripurna.

"Apakah bisa disetujui Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement ini menjadi UU," kata dia.

"Setuju pimpinan," ucap seluruh Anggota Dewan yang hadir.

Seperti diketahui, Komisi VI DPR RI menyetujui Rancangan Undang-Undang Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) untuk dibawa ke pembahasan tingkat II atau segera disahkan dalam Rapat Paripurna DPR RI.

Persetujuan ini diambil setelah seluruh fraksi DPR RI menyampaikan pandangan mini fraksi dan menandatangani draf RUU di Komisi VI DPR RI bersama Menteri Perdagangan.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih mengatakan, persetujuan RUU IA-CEPA ini merupakan hasil pembahasan intensif dan produktif yang dilakukan Komisi VI DPR RI dan pemerintah melalui rapat-rapat di DPR RI. Setelah disetujuinya RUU ini, maka pihaknya akan segera melaporkannya kepada Pimpinan DPR RI untuk segera disahkan dalam rapat paripurna selanjutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini