nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kementerian ESDM Targetkan Proyek Pipa Gas Cirebon-Semarang Beres 2 Tahun

Irene, Jurnalis · Sabtu 08 Februari 2020 17:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 08 320 2165437 kementerian-esdm-targetkan-proyek-pipa-gas-cirebon-semarang-beres-2-tahun-YpgVhcxjTr.jpg Grounbreaking Proyek Pipa Gas Cirebon-Semarang. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meresmikan pembangunan (groundbreaking) pipa gas ruas transmisi Cirebon-Semarang. Groundbreaking dilakukan di Rest Area Tol Km 379 A Batang-Semarang.

Sekretaris Jenderal sekaligus Plt Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Ego Syahrial, menjelaskan pembangunan ruas pipa gas transmisi Cirebon-Semarang diharapkan dapat menjadi salah satu solusi terhadap belum optimalnya pengembangan kawasan industri yang disebabkan oleh terhambatnya infrastruktur energi.

Baca Juga: Pembangunan Jargas Naik 3 Kali Lipat, Totalnya 266.070 Sambungan Rumah Tangga

“Keterhambatan ini kemudian yang membuat ketersediaan pasokan dan kontinuitas energi khususnya gas bumi sebagai bahan bakar maupun bahan baku industri di Jawa Tengah belum dapat terjamin,” tuturnya, dalam keterangan Kementerian ESDM, Sabtu (8/2/2020).

Ego Syahrial berharap kepada perusahaan pendukung proyek yaitu PT Rekayasa Industri untuk dapat menyelesaikan proyek ini tepat waktu. Adapun waktu yang diberikan adalah 24 bulan.

Baca Juga: 400.269 Jargas Berhasil Dibangun Selama 10 Tahun

Sementara itu, Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa menyebut, pipa gas Cirebon-Semarang merupakan infrastruktur strategis yang merupakan bagian dari proyek strategis nasional (PSN). Pipa ini akan menghubungkan pipa sepanjang jawa (Trans Jawa) dari Banten hingga Jawa Timur dengan panjang 1.538 km.

Tidak hanya itu, Fanshurullah juga mengatakan pipa ini nantinya akan mendukung terintegrasinya pipa Trans Sumatera dan Trans Jawa sepanjang total diperkirakan mencapai 3.574 km dengan ruas yang belum dilelang adalah dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke-Dumai dan memanfaatkan pipa dedicated hilir di Muara Bekasi-Tegalgede sepanjang 37 km sebagai pipa open access.

Selain itu, di sepanjang ruas pipa transmisi gas bumi Cirebon-Semarang, BPH Migas telah mengusulkan kepada Menteri ESDM untuk memasukkan Wilayah Jaringan Distribusi Gas Bumi (WJD) yaitu Kabupaten Semarang, Kendal, Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Brebes dan Cirebon untuk masuk ke dalam Rencana Induk Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas Bumi Nasional (RIJTDGBN). Hal ini juga berdasarkan usulan dari Badan Usaha.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), di sepanjang ruas transmisi ini terdapat 2.632.668 rumah tangga yang berpotensi menjadi konsumen Jaringan Gas Rumah Tangga (Jargas) yang harganya sesuai dengan amanat Undang-Undang yang telah ditetapkan oleh BPH Migas.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini