nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tindak Lanjuti IA-CEPA, Presiden Jokowi Ingin Tingkatkan Perdagangan RI-Australia

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Minggu 09 Februari 2020 18:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 09 320 2165782 tindak-lanjuti-ia-cepa-presiden-jokowi-ingin-tingkatkan-perdagangan-ri-australia-1BV4QXGD7Y.jpg Presiden Jokowi (Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, kunjungan kerjanya ke Canberra, Australia kali ini merupakan tindak lanjut dari telah selesainya ratifikasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA). Perjanjian ini juga telah disetujui juga oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada 3 hari lalu.

“Jadi ini adalah tindak lanjutnya akan ke arah mana. Lha itu besok baru akan kita bicarakan,” ujar Jokowi saat meninjau kawasan Mount Ainslie, Canberra, Australia, seperti dikutip dari laman Setkab, Minggu (9/2/2020).

 Baca juga: Ke Australia, Presiden Jokowi Akan Jadikan Canberra Inspirasi Pembangunan Ibu Kota Baru

Jokowi menyatakan, pemerintah ingin keterbukaan sehingga perdagangan, investasi, pariwisata akan lebih banyak antar Indonesia dan Australia.

“Arahnya ke situ karena ratifikasinya sudah selesai,” tambahnya.

 Baca juga: Ke Australia, Presiden Jokowi Akan Diskusi soal Ibu Kota Baru

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang juga turut mendampingi kunjungan kerja Jokowi, memastikan akan memperkuat kerjasama kedua negara di bidang transportasi udara guna mendorong serta mendukung sektor pariwisata, perdagangan, dan perindustrian.

Dalam kunjungan tersebut, Indonesia menyampaikan beberapa usulan kerjasama di sektor transportasi. Antara antara lain pembahasan lebih lanjut mengenai unlimited (tanpa batas) akses dan kapasitas penerbangan, yang akan membuka seluruh kota di Australia dan Indonesia.

Selain itu, dalam rangka mempromosikan keamanan transportasi dan guna mendukung program tujuan wisata, Indonesia meminta Australia agar dapat mengubah tingkatan travel advice ke Indonesia, dari tingkatan kuning (waspada risiko keamanan) menjadi hijau (tidak ada risiko keamanan khusus).

Kami mendampingi Presiden RI berangkat ke Canbera untuk bertemu dengan Perdana Menteri Australia Scott Morrison, dalam rangka memperkuat kerjasama kedua negara, salah satunya di bidang transportasi udara,” ujar Budi Karya dalam keterangan resminya.

Adapun dalam kunjungan itu, Jokowi turut didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM Mahfud MD, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini