Share

Ke Australia, Presiden Jokowi Akan Jadikan Canberra Inspirasi Pembangunan Ibu Kota Baru

Irene, Jurnalis · Minggu 09 Februari 2020 18:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 09 470 2165771 ke-australia-presiden-jokowi-akan-jadikan-canberra-inspirasi-pembangunan-ibu-kota-baru-1JEX5WQzlb.jpg Jokowi di Australia (Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo melakukan peninjauan kawasan Mount Ainslie, Canberra, Australia. Peninjauan ini dengan tujuan untuk melihat tata kota yang kemudian akan dijadikan inspirasi pembangunan ibu kota baru.

Presiden yang turut didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM, Mahfud MD, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, mengatakan tinjauannya ini juga bertujuan untuk mendapat gambaran tentang seperti apa kota Canberra tersebut dari mulai awalannya hingga pengelolaannya.

 Baca juga: Ke Australia, Presiden Jokowi Akan Diskusi soal Ibu Kota Baru

“Jadi kita ingin apa mendapatkan sebuah bayangan seperti apa sebetulnya kota Canberra, bagaimana dikelola, kemudian dimulainya seperti apa,” ujar Presiden, seperti dilansir dari laman setkab, Minggu (9/2/2020).

Kepala Negara kemudian menyampaikan bahwa Mount Ainslie dibangun pada tahun 1913. Dan hingga sekarang, kota ini memiliki penduduk 400.000 jiwa.

 Baca juga: Data Proyek Pembangunan Ibu Kota Baru Dikompilasi Bappenas

Dalam kesempatannya, Presiden juga menyampaikan kekagumannya terhadap keindahan kota Canberra. Tidak hanya itu Presiden juga mengatakan dirinya akan menjadikan kota di Australia tersebut menjadi inspirasi pembangunan ibu kota baru.

“Dan saya kira kalau kita lihat tadi tata kotanya sangat bagus sekali dan ya yang baik-baik akan kita ambil untuk pembangunan ibu kota baru, baik manajemennya baik tata kotanya,” tambah Presiden.

Kepala Negara juga menyampaikan bahwa ide yang bagus untuk menempatkan gedung pemerintahan yang menjulang tinggi jauh dari area inti pemerintahan. Hal ini karena Kepala Negara melihat tidak adanya gedung pemerintahan yang memiliki lebih dari 7 lantai.

 Baca juga: Pemerintah Bentuk Tim Khusus Pemindahan Ibu Kota Baru

Terkait kepastian pemindahan ibu kota, Presiden menyebut hal itu telah dimulai dengan lomba desain setahun yang lalu, dan studi juga telah dimulai 5 tahun yang lalu dan telah diputuskan. Kini, lanjut Presiden, tinggal menunggu Undang-Undang dari DPR.

“Kalau Undang-Undang jadi langsung kita akan lakukan land clearing kemudian pembangunan infrastruktur dasar. Saya kira itu yang segera kita lakukan,” ungkap Presiden.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini