nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah Rokok Ilegal, Kemenkeu Akan Bangun Kawasan Industri Terpadu di Sulsel

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 10 Februari 2020 13:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 10 320 2166099 cegah-rokok-ilegal-kemenkeu-akan-bangun-kawasan-industri-terpadu-di-sulsel-dc4KjHszMS.jpg Rokok (Reuters)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan berencana membentuk kawasan industri rokok terpadu di Soppeng Sulawesi Selatan (Sulsel). Pembentukan ini, untuk mengurangi masuknya rokok ilegal.

Dirjen Bea Cukai Kemenkeu Heru Pambudi menyebut ide industri rokok terpadu di Soppeng ini untuk memberdayakan petani dan masyarakat setempat. Sekaligus membentengi mereka dari rokok-rokok ilegal terutama yang berasal dari Pulau Jawa.

 Baca juga: Harga Rokok Mulai Naik 1 Januari 2020, Ini Beda Harga di Pasaran dan Minimarket

"Tujuan utamanya yakni membuat mereka yang tadinya tidak paham mengenai regulasi menjadi paham dan mudah. Karena kita menempatkan petugas di kawasan industri tersebut," ujar dia di Gedung Kementerian Keuangan Jakarta, Senin (10/2/2020).

Kemudian, lanjut dia, pembentukan ini, juga supaya pemerintah daerah bisa terlibat dan menikmati dana bagi hasil. Sebab kalau tidak resmi tentunya tak akan tercatat.

 Baca juga: Fakta-Fakta Jelang Kenaikan Harga Rokok, Inflasi Mulai Terasa

"Yang terakhir pembentukan ini sekaligus mengurangi masuknya rokok ilegal, karena mereka sendiri pemilik merek yang sah di Bea Cukai. Mereka akan terusik manakala ada rokok ilegal yang harganya jauh di bawah resmi," ungkap dia.

Dia menjelaskan terpilihnya Soppeng ini, karena di situ ada produksi tembakau. Lalu kenapa di Sulsel. Pasalnya di Sulsel salah satu pintu masuk beredarnya rokok ilegal yang dari Jawa, ke Sulawesi. Dan juga karena ada transportasi dari Surabaya.

 Baca juga: Misbakhun Pertanyakan Kenaikan Cukai Rokok Tanpa Izin DPR

"Karena ini masih tahap awal, bukan volumenya dulu yang kita perhatikan. tapi keterlibatan dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat serta petani di situ untuk membangun industri yang legal," tutur dia.

Selain Soppeng, dia menyebut kawasan produksi rokok juga akan dibangun di Jawa Timur. "Kami sudah cara pada Gubernur Jatim waktu beliau mengunjungi Menkeu Sri Mulyani dan beliau menyatakan minatnya untuk meng-copy konsep ini di Jatim," kata dia.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini