Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Virus Korona Ancam Misi Indonesia Jadi Negara Maju di 2045

Giri Hartomo , Jurnalis-Senin, 10 Februari 2020 |18:55 WIB
Virus Korona Ancam Misi Indonesia Jadi Negara Maju di 2045
Virus Corona Ancam Ekonomi RI. (Foto: Okezone.com/Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Dampak virus corona mulai mengancam ekonomi Indonesia. Bahkan, pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada di kisaran 5%, bisa tergerus karena virus ini terus menyebar ke sejumlah negara selain China.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, dampak virus corona terhadap perekonomian mulai terlihat. Misalnya, dalam hal ekspor dan impor dari dan menuju China kini terhambat.

Baca Juga: Erick Thohir ke Semua BUMN: Tolong Koordinasi dan Bantu Antisipasi Virus Korona

Dari sisi jumlah wisatawan mancanegara, Indonesia juga terkena imbasnya. Pasalnya, setiap tahunnya, ada 2 juta wisatawan China melancong untuk menikmati wisata Indonesia.

“Ketika epidemik ini terjadi, (dampaknya) ini bukan hanya pure kesehatan, tapi impact-nya yang bahaya,” ujarnya saat ditemui di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (10/2/2020).

Baca Juga: Virus Korona Menyebar, Erick Thohir: Kita Harus Waspada dan Bukan Menakut-nakuti

Menurut Erick, jika terus berlanjut, mimpi Indonesia untuk menjadi negara maju bisa pupus. Di mana Indonesia diprediksi akan masuk lima besar negara dengan ekonomi terbesar di dunia pada 2045.

“Jadi kalau nanti ekonomi kita tergerus, pembukaan lapangan kerja tidak maksimal, mimpi kita bersama tahun 2045 yang katanya Indonesia ranking lima besar dunia (mungkin) enggak akan terjadi,” kata Erick.

Oleh karena itu, kata Erick, pemerintah akan menyiapkan langkah-langkah antisipasi agar dampak ekonomi dari virus corona ini tidak berlanjut. Pada internal dari Kementerian BUMN, Erick pun sudah merapatkan barisan untuk memastikan jika virus corona tidak mengganggu operasional perusahaan.

"Baru saja saya rapat dengan wamen dan deputi memastikan impact yang terjadi untuk BUMN. Karena itu tadi obat pun bahan baku dari China. kalau bahan baku nggak dikirim mau bikin obat apa," jelasnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement