nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gubernur BI Beberkan Manfaat dari Elektronifikasi Transaksi Pemda, Apa Saja?

Hairunnisa, Jurnalis · Kamis 13 Februari 2020 15:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 13 20 2167885 gubernur-bi-beberkan-manfaat-dari-elektronifikasi-transaksi-pemda-apa-saja-2wu15ybqzx.jpg Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) bersepakat menandatangani Nota Kesepahaman Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP). Tujuan kesepakatan tersebut adalah mendorong transformasi digital di daerah dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui percepatan dan perluasan ETP pada khususnya dan transaksi pembayaran ritel di masyarakat pada umumnya untuk Indonesia Maju.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan bahwa terdapat tiga manfaat dengen percepatan dan perluasan ETP.

 Baca juga: Elektronifikasi Transaksi Pemda, Mendagri: Jangan Sampai Kebocoran Anggaran Terjadi

"Pertama, memperkuat efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan negara," ujarnya mengutip keterangan BI, Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Menurutnya, ETP akan mendukung pertumbuhan ekonomi di pusat dan daerah dan inklusivitas ekonomi di daerah. Serta pemerataan kesejahteraan.

"Kedua, meningkatkan kualitas pelayanan publik baik kecepatan dan transaksi keuangan," ujarnya.

 Baca juga: Sri Mulyani: Soal Uang Negara, Kami Tidak Mau Hanya Sekadar Send

Dirinya menjelaskan, dengan kualitas pelayanan membaik maka akan ada transparansi dan mencegah kebocoran pelayanan publik. "Terakhir, mempercepat integrasi ekonomi dan keuangan digital," tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, serta Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) yang diwakili oleh Dirjen Aplikasi Informatika, Samuel Abrijani Pangerapan bersepakat menandatangani Nota Kesepahaman Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP) di Aula Graha Swala, Gedung Ali Wardhana Lantai 1, Kementeriaan Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat.

Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama ini juga ditujukan untuk mewujudkan sinergi dalam mendorong ETP, memperkuat koordinasi dan harmonisasi kebijakan, membentuk Kelompok Kerja Nasional (Pokjanas) P2DD, pembentukan TP2DD. Selain itu, dapat menjadi pedoman bagi penerbitan peraturan daerah, serta sebagai dasar bagi pelaksanaan percepatan dan perluasan ETP sebelum diterbitkannya peraturan atau ketentuan formal yang mengatur ETP. Disamping kolaborasi para pihak, hal ini juga akan memperkuat sinergi dengan pihak lain termasuk industri mengingat luasnya dimensi program ETP.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini