nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BKN Catat Ada 4 Kasus Diskualifikasi CPNS 2019 karena Pelanggaran Joki

Hairunnisa, Jurnalis · Kamis 13 Februari 2020 14:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 13 320 2167844 bkn-catat-ada-4-kasus-diskualifikasi-cpns-2019-karena-pelanggaran-joki-SlvZ3zvNUp.jpg Ilustrasi Seleksi CPNS. (Foto: Okezone.com/Dok. Kemenaker)

JAKARTA - Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen ASN BKN mendata sejumlah diskualifikasi kepesertaan SKD CPNS Formasi Tahun 2019 per 10 Februari 2020. Dari data tersebut mayoritas peserta gagal karena kesalahan formasi.

BKN mencatat diskualifikasi karena kesalahan formasi ada 14 kasus. Kemudian diskualifikasi pelanggaran joki (4 kasus), diskualifikasi tanda pengenal tidak lengkap (8 kasus); dan diskualifikasi pelanggaran tata tertib (8 kasus).

Baca Juga: Peserta CPNS dari Bengkulu Raih Skor Tertinggi dalam Tes SKD

Plt Kepala Biro Humas BKN Paryono mengatakan, khusus untuk diskualifikasi pelanggaran tata tertib yang kebanyakan disebabkan karena keterlambatan hadir di lokasi SKD.

“Jadi BKN kembali mengingatkan agar peserta sudah hadir di lokasi ujian 60 menit sebelum jadwal SKD berlangsung, karena sebelum memasuki ruangan ujian peserta harus melalui serangkaian pemeriksaan dan registrasi,” ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/2/2020).

Baca Juga: Peserta SKD CPNS Formasi Disabilitas Ini Lulus Pasing Grade dengan Nilai Cantik

Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan BKN Nomor 50 Tahun 2019 tentang Prosedur Penyelenggaraan Seleksi dengan Metode Computer Assisted Test (CAT).

Sementara itu berkaitan dengan adanya peserta yang diskualifikasi karena kesalahan formasi, perlu diketahui bahwa sesuai Peraturan Menteri PANRB Nomor 23 Tahun 2019, instansi yang membuka formasi disabilitas wajib mengundang calon peserta disabilitas untuk memastikan kesesuaian formasi dengan jenis disabilitas pelamar sebelum mengumumkan hasil kelulusan seleksi administrasi.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini