Marak Virus Korona, JD.com Justru Rekrut 20.000 Pegawai Sementara di China

Hairunnisa, Jurnalis · Kamis 13 Februari 2020 15:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 13 320 2167927 marak-virus-korona-jd-com-justru-rekrut-20-000-pegawai-sementara-di-china-dNAjlMOlr8.jpg Waspada Virus Korona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Virus korona membuat banyak perusahaan di China tutup sementara. Pembatasan aktivitas di luar ruangan oleh pemerintah China menjadi salah satu penyebabnya. Akibatnya, banyak pegawai yang tidak bekerja.

Hal ini bisa berpengaruh pada roda ekonomi negara China. Untuk itu, beberapa perusahaan di China membuka kesempatan kerja bagi pegawai yang terpaksa menganggur sementara akibat virus korona. Salah satunya adalah JD.com. Perusahaan e-commerce terbesar di China ini berjanji membuka lebih dari 20.000 lowongan kerja. JD membuka lowongan sebagai pekerja gudang, kurir hingga supir.

Dibukanya lowongan kerja ini untuk meminimalisir dampak virus korona pada para pekerja di China. JD mengatakan beberapa posisi tersebut hanya bersifat sementara.

Baca Juga: Recruitment Pertamina untuk Lulusan S1, Minat?

Mengutip CNN, Kamis (13/2/2020), Dada Group, penyedia pengiriman yang didukung oleh JD, akan menciptakan 15.000 posisi tambahan. Jaringan supermarket JD.com, 7FRESH, juga akan menjangkau karyawan dari restoran, hotel, bioskop dan gerai ritel yang ditutup sementara karena virus korona. Pekerja ini akan memenuhi syarat untuk posisi baru jangka pendek, termasuk pegawai toko, asisten pengemasan dan kurir pengiriman.

Selain itu, Alibaba (BABA) juga mengumumkan rencana serupa minggu ini. Pada hari Senin lalu, Alibaba memperkenalkan skema "pembagian karyawan". Skema ini memungkinkan mereka yang bekerja di perhotelan, makan malam, bioskop, department store dan berbagai bisnis lainnya bergabung sementara di perusahaan. Namun Alibaba tidak menyebut secara pasti jumlah lowongan yang akan dibuka.

Baca Juga: Hutama Karya Buka Lowongan Manajer untuk Lulusan Teknik

Beberapa pekerja telah menemukan pekerjaan dari program ini. JD.com mengatakan, pada hari Rabu lalu unit logistiknya telah mengambil setidaknya 700 karyawan dari lebih dari 10 perusahaan, bahwa perusahaan terus bekerja sama dengan agen staf dan restoran untuk merekrut lebih banyak orang di ribuan kota.

Salah satu divisi perusahaan, JD Daojia, yaitu layanan online populer yang menyediakan bahan makanan dan produk segar untuk supermarket seperti Walmart (WMT) dan Aldi, akan merekrut sekitar 5.000 pekerja untuk membantu mengemas pesanan.

Langkah-langkah baru ini bisa membantu mengatasi dua tantangan sekaligus. Belanja online telah meningkat karena puluhan juta orang tetap dikarantina di rumah, dan Presiden China Xi Jinping telah mendesak perusahaan-perusahaan di China untuk bekerja pada perluasan konsumsi digital.

Ekonomi China sudah dalam kesulitan dan analis ekonomi telah memperingatkan bahwa virus korona dapat sangat membebani serta memperlambat ekonomi global. Pemerintah sendiri akan fokus pada menstabilkan aktivitas bisnis dan mencegah PHK massal.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah mengatakan harus menciptakan 11 juta lapangan kerja baru setiap tahun untuk mempertahankan lapangan kerja. Tahun ini dianggap sangat penting karena menandai akhir dari Lima Rencana Tahun ke-13 pemerintah, di mana ia berjanji untuk membangun "masyarakat yang cukup makmur" dan mengakhiri kemiskinan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini