Pemerintah Buka Keran Impor Bawang Putih, dari China?

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 13 Februari 2020 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 13 320 2168048 pemerintah-buka-keran-impor-bawang-putih-dari-china-GFC4tDlZYF.jpg Bawang Putih (Okezone)

JAKARTA - Pemerintah akan membuka keran impor hingga 62.000 ton bawang putih. Hal ini untuk mengantisipasi pasokan yang minim imbas adanya virus korona.

Sekretaris Jenderal Kemendag Oke Nurwan mengatakan, impor tersebut akan ada dari India. Namun, dirinya tidak menutup kemungkinan tetap dari China.

 Baca juga: Pemerintah Buka Impor 62.000 Ton Bawang Putih

"Kita buka kok tidak harus dari China, ada dari India. Mungkin begitu (bisa impor seluruhnya dari China), tapi kan enggak masalah," katanya ditemui di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Oke menyatakan, tak ada masalah jika memang harus melakukan impor komoditas pertanian dari China yang kini tengah menjadi negara dari wabah virus korona (covid-19) berasal. Lantaran, yang dilarang pemerintah adalah impor binatang hidup (live animal).

 Baca juga: Stop Impor Produk China Bakal Ganggu Pasokan? Ini Kata Mendag

Larangan itu pun berdasarkan hasil penelitian ilmiah oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), bahwa transmisi virus covid-19 melalui binatang hidup. Jadi komoditas pertanian tidak masuk dalam kategori pembawa virus (carrier).

"Scientific eveidence (bukti ilmiah) dari WHO yang jadi carrier adalah binatang hidup. Namun tidak termasuk produk ikan, karena bukan carrier. Begitu juga dengan bawang putih, bukan carrier virus," kata Oke.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini