nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Skema Penyaluran Dana BOS Diubah, Kemenkeu: Minimalisir Korupsi

Irene, Jurnalis · Sabtu 15 Februari 2020 11:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 15 20 2168884 skema-penyaluran-dana-bos-diubah-kemenkeu-minimalisir-korupsi-uxbnqHnzyG.jpeg Suap (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Dana Bantuan Operasi Sekolah (BOS) mengalami perubahan tahapan penyaluran. Perubahan ini diyakini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai cara meminimalisir tindakan korupsi terhadap dana pendidikan yang kerap terjadi.

Kasubdit Dana Alokasi Khusus Nonfisik, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kemenkeu Kresnadi Prabowo Mukti mengatakan kebijakan baru ini akan meminimalkan tindakan korupsi pada dana bos.

Baca Juga: Ubah Penyaluran Dana BOS, SD Dapat Rp900.000 dan SMK Rp1,6 Juta

"Dengan kebijakan baru ini paling enggak kita meminimalisir. Kewenangan kepala daerah lah yang mengatur. Jadi mengatur dari berbagai lini," ujar Kresnadi saat hadir dalam acara Polemik MNC Trijaya FM, Sabtu (15/2/2020).

Dengan diterapkannya kebijakan baru ini, dana BOS nantinya akan langsung disalurkan ke sekolah-sekolah. Sehingga, sekolah akan dapat langsung memanfaatkan dana tersebut.

"Rp8 triliun sudah langsung ke sekolah. Dulu belum sampai ke sekolah, sekarang sudah sampai ke sekolah. Agar bisa dimanfaatkan langsung oleh sekolah," ungkap Kresnadi.

Baca Juga: 3 Tahap Penyaluran Dana BOS Rp54,3 Triliun

Sebagai informasi, alokasi dana BOS pada tahun 2020 adalah sebesar Rp54,32 triliun. Angka ini termasuk tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang senilai Rp51,23 triliun.

Anggaran dana BOS ini diperuntukkan untuk 45,4 juta siswa. Harga satuan per siswa yang mendapat Dana BOS sebagai berikut SD/MI sebesar Rp900.000, SMP/MTS sebesar Rp1.100.000, SMA sebesar Rp1.500.000, SMK sebesar Rp1.600.000, dan Pendidikan Khusus sebesar Rp2.000.000.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini