Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Siasati Ketatnya Tingkat Kompetisi di Bisnis Kuliner

Maylisda Frisca Elenor Solagracia , Jurnalis-Sabtu, 15 Februari 2020 |15:10 WIB
Cara Siasati Ketatnya Tingkat Kompetisi di Bisnis Kuliner
Inspirasi Bisnis (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Banyak orang yang berbisnis kuliner. Bisnis kuliner tak ada matinya karena kebutuhan manusia akan makanan dan minuman setiap harinya.

Usaha kuliner memiliki keunggulan dibandingkan dengan usaha lainnya. Keuntungannya yaitu kemudahan dalam merintis bisnis kuliner. Maka dari itu, bisnis kuliner menjadikan pelaku usaha ini sangat banyak dan kompetitif untuk berpromosi agar orang mau membeli makanannya.

Bisnis kuliner yang populer dapat dipastikan akan selalu ada orang yang membeli produknya. Bahkan, sudah dipastikan ada pelanggan setia yang sering membelinya.

 Baca juga: 10 Kesalahan Bisnis yang Biasa Dilakukan, Wirausaha Harus Hindari Ini!

Makanan dan minuman populer memiliki konsumen yang selalu setia membelinya karena sudah menjadi bagian dari selera makan masyarakat. Contohnya, nasi goreng yang termasuk makanan yang sangat dikenal masyarakat sebagai makanan utama.

Kebiasaan menikmati nasi goreng sudah pasti menciptakan permintaan, sehingga orang akan membelinya karena telah biasa mengonsumsinya.

Seperti dikutip buku '38 Inspirasi Usaha Makanan Minuman untuk Home Industry Modal di Bawah 5 Juta' karya Yuyun A. yang terbit tahun 2010, bagi yang ingin merintis bisnis kuliner yang ingin cepat mendapatkan konsumen, sebaiknya pilih bisnis makanan atau minuman yang berpotensi akan selalu dibeli orang. Alternatifnya adalah bisnis kuliner populer.

Baca juga: Ingin Buka Usaha Rumahan, Ikuti Langkah-Langkah Ini

Keunggulan bisnis kuliner salah satunya yaitu praktis dan hemat biaya promosi. Makanan dan minuman yang terkenal atau populer sudah pasti dikenal masyarakat. Maka dari itu tak diperlukan lagi biaya dan waktu untuk mempromosikannya.

Jika merintis bisnis makanan atau minuman baru, diperlukan biaya besar untuk promosi agar orang mau mencoba jenis makanan tersebut. Selain itu, memerlukan waktu cukup lama untuk menerima jenis makanan baru.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement