nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Siasat Keluar dari Kebangkrutan Usaha, Jangan Panik!

Maylisda Frisca Elenor Solagracia, Jurnalis · Sabtu 15 Februari 2020 19:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 15 320 2169004 siasat-keluar-dari-kebangkrutan-usaha-jangan-panik-WZVTwawrrD.jpg Inspirasi Bisnis (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Tidak semua bisnis berjalan dengan mulus. Ada beberapa yang bisnisnya harus ditutup akibat mengalami kebangkrutan. Jika bisnis memang terpaksa ditutup, tetaplah tenang Sadari bahwa ini sebuah perjalanan hidup yang justru diambil hikmah dan pelajarannya.

Selain itu, hitunglah berapa banyak dan berapa besar utang dan kewajiban kita pada semua pihak. Hal ini dimaksudkan agar kita dapat mengetahui berapa banyak uang yang dikeluarkan untuk membayar utang.

Seperti dikutip dari buku '1/2 Karyawan 1/2 Bos: 33 Jurus Sukses Berbisnis Kala Masih Kerja' karya Supardi Lee dan Noval Ramsis yang terbit pada 2011, hitunglah juga berapa banyak kekayaan bisnis yang masih ada dan piutang, bila ada.

Baca juga: 10 Kesalahan Bisnis yang Biasa Dilakukan, Wirausaha Harus Hindari Ini!

Jangan lupa untuk membayar utang kepada pihak lain. Tunaikan kewajiban kita pada karyawan. Kebangkrutan bukan alasan untuk menghindar dari segala utang dan kewajiban tersebut.

Lalu sampaikan pada pihak terkait bahwa kita sudah memutuskan untuk menutup bisnis kita. Pihak terkait yang dimaksud seperti karyawan, supplier, pelanggan, dan keluarga.

Buatlah surat keterangan kepada para karyawan bahwa mereka telah bekerja dengan baik dan kita berterima kasih atas kinerja dan bantuan mereka. Jika memungkinkan carikan juga pekerjaan untuk mereka atau memberi rekomendasi pada teman, kolega, atau bahkan pesaing untuk menerima karyawan kita bekerja.

Baca juga: Ingin Buka Usaha Rumahan, Ikuti Langkah-Langkah Ini

Kemudian bekerjalah di pekerjaan seperti biasanya. Yang membedakan adalah kita telah mendapat pelajaran hebat tentang bisnis dan kehidupan.

Pelajaran tersebut sangat berguna untuk meningkatkan produktivitas kerja kita. Saat inilah dalam fase melepas beban dan penyembuhan. Buat keputusan untuk mencoba lagi membangun bisnis jika modal dan diri sudah siap. Pastikan kualitas diri kita sudah lebih baik dari sebelumnya.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini