nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Impor Produk China ke RI Masih Jadi Raja

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 17 Februari 2020 17:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 17 320 2169849 impor-produk-china-ke-ri-masih-jadi-raja-ngxSC79aJR.jpeg Kepala BPS Suhariyanto (Foto: Yohana/Okezone)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) angka impor mencapai USD14,28 miliar pada Januari 2020. Ada tiga besar impor masih dikuasai oleh China, Jepang dan Australia.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, angka impor Indonesia dari China di Januari 2020 mencapai USD3,9 miliar. Selanjutnya disusul oleh Impor asal Jepang dengan USD1,09 miliar dan terakhir Singapura dengan USD789 juta.

Baca Juga: Awal Tahun 2020, Neraca Dagang Defisit hingga USD864 Juta

"China masih menjadi negara asal impor terbesar dengan peran 32,11% atau USD3,9 miliar," ujarnya di Kantor BPS, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Sebenarnya, secara keseluruhan angka impor memang mengalami penurunan. Turunnya angka impor disebabkan oleh turunnya nilai impor dari beberapa negara utama seperti China yang turun USD125,2 juta atau 3,08%. Kemudian Thailand juga turun USD104,5 juta atau 14,4%. Lalu impor produk non migas asal Australia juga mengalami penurunan USD86,9 juta atau sekitar 26,36%.

Baca Juga: BPS Catat Impor Januari 2020 Turun 4,78% ke USD14,28 Miliar

Sementara jika dibandingkan dari periode yang sama tahun lalu, juga mengalami penurunan 7,71% dari tiga belas negara. Penurunan terutama disumbangkan oleh Jepang yang turun USD274,4 juta atau 20,5%. Impor asal China juga turun USD190,5 atau 4,62% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dan terakhir adalah negara-negara asal Uni Eropa yang turun 9,32% atau USD145,1 juta.

Sementara dari peranan total impor non migas pada Januari 2020, negara asal Asia Tenggara (ASEAN) menjadi penyumbang terbesar dengan 19,29% atau USD2,3 miliar. Kemudian disusul oleh negara asal Uni Eropa 9,32% atau USD1,1 miliar.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini