Laba Anjlok, HSBC PHK 35.000 Karyawan

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 18 Februari 2020 19:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 18 320 2170508 laba-anjlok-hsbc-phk-35-000-karyawan-HPeVPhxoVn.jpg Karyawan (Foto: Shutterstock)

JAKARTAHSBC memberhentikan 35.000 karyawan. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal dilakukan karena laba tahunan perusahaan turun cukup tajam. Laporan keuangan HSBC diduga terkena dampak dari virus covid-19.

Baca Juga: Ingin Hemat Biaya, HSBC PHK 10.000 Karyawan

Melansir AFP, Selasa (18/2/2020), laba sebelum pajak HSBC anjlok menjadi USD13,3 miliar pada 2019. Angka tersebut hanya sepertiga laba perusahaan di tahun sebelumnya. Turunnya laba HSBC sebagian besar disebabkan oleh hilangnya investasi dan bisnis perbankan komersial di Eropa sebesar USD7,3 miliar.

HSBC menambahkan, perusahaan juga akan memangkas tenaga kerja global sebesar 15% atau sekira 200.000 karyawan dalam tiga tahun ke depan. Perombakan terjadi ketika HSBC mempersingkat operasi di Amerika Serikat dan Eropa, meskipun tidak ada rincian penghentian operasional tersebut.

Baca Juga: HSBC Akan PHK Puluhan Bankir

HSBC telah berusaha untuk menurunkan biaya operasional karena menghadapi banyak ketidakpastian yang disebabkan oleh perang perdagangan AS-China, Brexit hingga virus korona.

"Performa grup 2019 cukup tangguh. Namun, beberapa bagian dari bisnis kami tidak memberikan kinerja yang baik," kata Kepala Eksekutif Sementara HSBC Noel Quinn.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini