Ingin Hemat Biaya, HSBC PHK 10.000 Karyawan

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Senin 07 Oktober 2019 11:51 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 07 320 2113744 ingin-hemat-biaya-hsbc-phk-10-000-karyawan-jcPYeZgJ6K.jpg Karyawan di PHK (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Grup perbankan terbesar di dunia HSBC Holdings berencana untuk memberhentikan hingga 10.000 pekerjanya. Hal ini disebabkan karena Chief Executive Officer Noel Quinn berusaha untuk mengurangi biaya di seluruh bisnis perbankannya.

Melansir CNBC, Jakarta, Senin (7/10/2019), PHK ini akan berfokus pada posisi yang bergaji tinggi. HSBC menerangkan bahwa pemotongan biaya dan pengurangan pekerjaan akan dimulai ketika melaporkan hasil kuartal ketiga akhir bulan ini.

Baca Juga: Genggam Modal Rp13,3 Triliun, HSBC Indonesia Incar Infrastruktur

Quinn menjadi CEO sementara pada bulan Agustus setelah bank mengumumkan kepergian mengejutkan John Flint. Mereka mengatakan bahwa dibutuhkan perubahan di puncak untuk mengatasi lingkungan global yang menantang.

Keluarnya Flint diduga sebagai dampak perbedaan pendapat dengan ketua Mark Tucker atas beberapa topik, termasuk pendekatan untuk memotong biaya.

phk

Sementara itu, rencana Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tersebut diduga merupakan salah satu cara dari pemberi pinjaman dalam beberapa tahun untuk memangkas biaya. Tindak PHK yang dilaporkan datang setelah pemberi pinjaman mengatakan akan merumahkan sekitar 4.000 orang tahun ini.

Tak hanya itu, mereka juga akan mengeluarkan prospek bisnis yang suram dengan eskalasi perang dagang antara China dan Amerika Serikat, serta siklus kebijakan moneter yang kini mereda.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini