Bahlil Sebut BKPM Dulu seperti Kantor Pos

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 19 Februari 2020 12:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 19 320 2170783 bahlil-sebut-bkpm-dulu-seperti-kantor-pos-7qwV6GPM2z.jpg Kepala BKPM Bahlil. (Foto: Okezone.com/Dede)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 24 tahun 2020 terkait perubahan kedua atas Peraturan Presiden nomor 90 tahun 2007 tentang Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Menurut Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dengan Perpres tersebut status BKPM menjadi lembaga di bawah pemerintah.

Baca Juga: Kepala BKPM Bakal Miliki 5 Staf Ahli dan 5 Staf Khusus

"Jadi, kita ketahui, BKPM dulu lembaga pemerintah nonkementerian (LPNK). Maka dengan Perpres yang baru, akan menjadi lembaga pemerintah yang di bawah dan bertanggung jawab langsung ke Presiden," ujar dia, pada acara Rakornas Investasi di Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Kemudian, lewat Perpres ini, dirinya berhak memiliki lima orang staf ahli dan lima orang staf khusus. "Di mana akan bertugas membantu memberikan saran dan pertimbangan kepada dirinya sesuai penugasan," ungkap dia.

Baca Juga: Gaet BEI, BKPM Rangsang Emiten Terus Ekspansi Bisnisnya

Bahlil menceritakan sebelum Perpres ini keluar, lembaganya mirip seperti kantor pos. Pasalnya fungsi lembaga tersebut lebih banyak hanya memberi cap atau stempel.

"BKPM ini dulu tukang cap, kayak kantor pos, mengajukan izin usaha lewat OSS, habis itu dibawa rapat di Departemen Pajak," tandas dia.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini