"BNI menyetujui penggunaan laba bersih 2019 sebesar Rp 15,38 triliun untuk dividen sebesar 25%. Khusus bagian pemerintah sebesar 60% akan disetorkan ke rekening kas negara," ungkap dia.
Baca juga: Erick Thohir Tunjuk Agus Martowardojo Jadi Komisaris Utama BNI
Kemudian, lanjut dia, sisanya sebesar 75% atau Rp11 triliun akan digunakan sebagai saldo yang ditahan. Adapun jumlah dividen yang disetor kepada negara sebesar 60% atau sama dengan Rp2,3 triliun.
"Dan yang disetor kepada pemegang saham publik sebesar Rp1,53 triliun atau 40%," tandas dia.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.