nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi Sebut 77% Penggerak Ekonomi RI dari Dunia Usaha

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 20 Februari 2020 13:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 20 320 2171433 presiden-jokowi-sebut-77-penggerak-ekonomi-ri-dari-dunia-usaha-4tSakdnzWf.jpg Presiden Jokowi (Foto: Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi), menyebut kontribusi dunia usaha terhadap perekonomian Indonesia sangat penting. Menurut dia, Product Domestic Bruto (PDB) Indonesia dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) hanya mempengaruhi 16%-23% perekonomian nasional, dan sisanya kontribusi dari dunia usaha.

"Artinya apa? 77% itu yang menggerakkan adalah dunia usaha. Jadi yang menggerakkan adalah swasta. Kita harus mengerti ini semuanya betapa berperan penting dunia usaha swasta dalam membuka lapangan kerja terhadap pengaruhnya terhadap PDB ekonomi kita," ujar dia pada Jokowi acara Rakornas Investasi 2020 di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Baca Juga: Bahlil Sebut BKPM Dulu seperti Kantor Pos

Untuk itu, ekonomi RI tidak bisa jika hanya mengandalkan APBN. Jokowi menjelaskan, pentingnya arus modal dari investasi tidak akan bisa dipahami jika tidak mengenal teori tersebut.

"Sekali lagi, pengaruh APBN itu hanya 16% terhadap pertumbuhan ekonomi. Kita kalau ditambah APBD 23% pengaruhnya. Saat ini artinya 77% yang mempengaruhi ekonomi kita ini adalah dunia swasta," ungkap dia.

Baca Juga: WNI Eks ISIS Ingin Pulang ke Indonesia, Kepala BKPM: Akan Ganggu Investasi

Dia menambahkan, seluruh negara saat ini masih berkutat dengan persoalan investasi agar ada arus modal yang masuk ke dalam negeri. Dengan ada hal itu, peredaran uang akan semakin banyak dan akan memberikan dampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi.

"Begitu juga dengan provinsi, lalu Kabupaten, bahkan sampai kota. Semakin banyak arus modal masuk akan semakin banyak perputaran uang di provinsi akan banyak perputaran uang di Kabupaten itu dan semakin banyak perputaran di kota-kota yang kita miliki itu teori dasarnya seperti itu. Sehingga pertumbuhan ekonomi akan meningkat," tandas dia.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini