Punya Bos yang Tegas dan Berintegritas, Begini Cara Menaklukkannya

Irene, Jurnalis · Sabtu 22 Februari 2020 22:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 20 320 2171482 punya-bos-yang-tegas-dan-berintegritas-begini-cara-menaklukkannya-SwEkK8PL25.jpg Tips Menaklukkan Bos Berintegritas dan Tegas. (Foto: Okezone.com/Forbes)

JAKARTA - Setiap pemimpin pasti punya gaya berbeda-beda dalam mengorganisasi pekerja di bawahnya. Khusus untuk bos ber-mesin kecerdasan (thinking) seperti tukang kontro, tegas hingga menjaga integritas, ada cara menaklukkannya.

Pad prinsipnya, kamu harus mengenal karakter bos yang tukang kontrol, suka batasan, jaga integritas dan andalkan logika seperti ini. Kemudian, menaklukan setiap bos yang cerdas dengan selalu masuk melalui Mesin Kecerdasannya (MK).

Baca Juga: Survei: Karyawan di Amerika Pernah Menjalin Kisah Cinta di Tempat Kerja

Prinsip dasar kedua, membantu si bos melakukan apa yang jadi kelemahannya sehingga dia akan selalu butuh kita.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan bila kamu punya bos seperti itu, dikutip buku Jurus Sederhana Menaklukkan Bos, disalin ulang oleh @Agent_Diko, Sabtu (22/2/2020):

1. Bos thinking itu tegas, jadi jangan plintat-plintut dihadapannya. Jangan bicara ngalor-ngidul.

2. Kemudian bos thinking itu menggunakan logik, jadi berikan argumentasi yang logis untuk setiap usulan Anda.

Baca Juga: Mencari Pekerjaan di Tahun Ini? Miliki 10 Keterampilan Berikut

3. Bos thinking itu mengandalkan data, jadi pastikan laporan Anda memiliki data yang valid dan akurat.

4. Kemudian bos thinking itu menjunjung tinggi otoritas, jadi jangan sekali-sekali merendahkan atau melampaui kewenangannya.

5. Selanjutnya bos thinking itu bicara pakai kepala, tidak pakai perasaan, jadi jangan mudah sakit hati.

6. Bos thinking itu tukang kontro, jadi pastikan Anda menjalankan proses kerja sebaik mungkin sesuai prosedur.

7. Terakhir bos thinking itu menghargai efektivitas, jangan asal kerja. Pastikan pekerjaan yang dilakukan tepat sasaran.

Kalau kamu sudah praktekan hal tersebut maka kamu akan disayang sama si bos. Saatnya jalankan prinsip kedua, bantu si bos melakukan apa yang jadi kelemahannya. Ingan membantu bukan memanfaatkan kelemahaannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini