Selain itu, kajian juga sekaligus dilakukan dengan mempertimbangkan juga kinerja perusahaan. Sebab menurutnya, salah satu tujuan penggabungan ini adalah untuk menyehatkan perusahaan-perusahaan yang dianggap kurang sehat menjadi satu perusahaan.
Hanya saja Harry belum mengetahui siapakah dari enam perusahaan ini yang akan dijadikan leader. Namun sejauh ini, PT Barata Indonesia lah yang bertugas untuk mengkoordinasikan enam perusahaan.
"Pasti (ada pembahasan untung dan rugi) kalau holding or lebur seperti apa. Biasa pro kontra sama seperti pembentukan holding lain," kata Harry.
(Dani Jumadil Akhir)