nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pernah di Bank Mandiri, Erick Thohir: Ada Baiknya Pak Tiko ke BRI

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 21 Februari 2020 18:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 21 320 2172251 pernah-di-bank-mandiri-erick-thohir-ada-baiknya-pak-tiko-ke-bri-jnTzr4SoP5.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menunjuk Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo sebagai komisaris utama. Penunjukan Tiko sapaan akrabnya sebagai Komisaris Utama diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun 2019.

Baca Juga: 2 Wamen BUMN Rangkap Jadi Komisaris, Ini Penjelasan Erick Thohir

Menanggapi hal tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, penunjukan Kartika sebagai komisaris utama adalah bertujuan untuk meningkatkan kinerja BRI. Apalagi, Kartika juga sudah cukup berpengalaman di industri perbankan yang mana jabatan terakhirnya sebagai Direktur Utama Bank Mandiri.

"Pak Tiko saya ganti BRI. setelah pikir kan bekas direksi Mandiri ada baiknya lebih pindahkan ke BRI," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Baca Juga: Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo Jadi Komisaris Utama BRI

Erick juga berharap jika penunjukan Tiko ini bisa membuat sinergi antara BRI dengan Permodalan Nasional Madani (PNM) bisa lebih erat lagi untuk mendukung permodalan pada pelaku UMKM. Apalagi pemerintah juga fokus untuk mengembangkan pelaku UMKM agar bisa naik kelas.

"Kementerian BUMN bagaimana BRI bersinergi dengan PMN (Permodalan Nasional Madani) UKM-UKM pembiayaan lainnya supaya lebih efisien, apakah namanya Mekaar dan lain-lain. Ini yang lagi kita programkan salah satu di BRI dengan networknya," ucapnya.

Sementara untuk pemilihan Yenny Wahid sebagai Komisaris Independen Garuda adalah untuk memenuhi kebutuhan perseroan. Apalagi Garuda diterpa berbagai macam isu sebelum adanya perombakan jajaran Direksi dan Komisaris ini.

Sebagai komisaris independen, Erick menyebut tugas Yenny adalah mewakili kepentingan publik dan tidak ada kepentingan dari pihak mana pun. Apalagi, ketika itu Garuda Indonesia diterpa berbagai macam isu.

"Ketika dia bicara dari hati ke hati kan simple. 'Ibu enggak wakilin saya, ibu wakilin publik, apalagi di Garuda itu tidak hanya ada isu korporasi dan lainnya'. Yang terbaik ya Bu Yenny meskipun dia bilang pre judice ya namanya pemilhan enggak ada yang sempurna," jelasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini