Pada kesempatan tersebut, Mendag menekankan pentingnya kolaborasi untuk mengembangkan citra positif minyak sawit di India.“Saya ingin kita berkolaborasi untuk mengembangkan citra positif minyak sawit di India,”kata Mendag.Selain itu, Mendag juga mendorong anggota IVPA untuk mulai membeli produk hilir minyak sawit Indonesia sebagai isyarat untuk membuktikan keberlanjutan produk minyak sawit Indonesia.
Menyikapi kepentingan kedua negara untuk meningkatkan kerja sama perdagangan, Mendag Agus mengundang para pengusaha India untuk menghadiri Trade Expo Indonesia (TEI) 2020 di Indonesia yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober mendatang. India merupakan negara tujuan ekspor ke-4 terbesar dan sumber impor produk bahan baku dan dan bahan penolong ke-9 bagi Indonesia. Total nilai perdagangan Indonesia-India pada 2019 tercatat sebesar USD16 miliar. Ekspor Indonesia ke India untuk periode yang sama tercatat sebesar USD11,78 miliar dan impor Indonesia dari India tercatat sebesar USD4,29 miliar. Surplus untuk Indonesia tercatat sebesar USD7,48 miliar. Produk ekspor utama Indonesia ke India pada 2019 yaitu batubara, minyak kelapa sawit dan turunannya, produk baja, karet alam, serta asam lemak monokarboksilat industri. Sedangkan,beberapa produk impor utama Indonesia dari India adalah daging kerbau, hidrokarbon siklik, kacang tanah, pemanas air, dan kendaraan bermotor.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.