Harga Mahal, Mendag Minta Produksi Masker Ditingkatkan

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 02 Maret 2020 20:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 02 320 2177054 harga-mahal-mendag-minta-produksi-masker-ditingkatkan-hVowy6YAYf.jpg Waspada Virus Korona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto buka suara terkait mahalnya harga masker yang beredar di pasaran. Hal tersebut menyusul panic buying yang dilakukan masyarakat akibat ada 2 Warga Negara Indonesia (WNI) yang terkena virus Korona.

Menurut Agus, pemerintah akan meningkatkan produksi dalam negeri. Hal ini untuk memenuhi stok yang ada di dalam negeri.

Baca Juga: Cegah Korona Masuk, 3 Pintu Jateng Ini Diawasi Ketat

" Jadi nanti kita antisipasi, stoknya cukup yang produksi kita suruh tingkatkan, memang mereka sedang proses memproduksi lebih banyak dari sebelumnya," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (3/3/2020).

Menurut Agus, mahalnya harga dikarenakan sok yang tersedia terbatas. Sehingga jika stok di pasaran kembali tercukupi harga akan turun dengan sendirinya.

Baca Juga: 2 WNI Kena Korona, Masyarakat Diimbau Tak Belanja Berlebihan

"Ya kita himbau, dengan diperbanyak produksi, otomatis akan turun dengan sendirinya," kata Agus. .

Dia pun belum berencana untuk mengubah harga eceran tertinggi untuk beberapa barang yang mengalami lonjakan. Sebab menurutnya, melonjaknya harga hanya bersifat sementara.

"Belum belum, karena ini kan sifatnya sementara dan itu karena kejadian virus ini, jadi demand-nya meningkat," kata Agus.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini