NEW YORK - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) tergelincir ke level terendah dalam enam minggu terakhir terhadap sekeranjang mata uang pada perdagangan Senin waktu setempat. Hal ini karena investor sangat yakin bahwa Bank Sentral AS (Federal Reserve) akan menurunkan suku bunga acuannya sebagai mitigasi dampak negatif penyebaran virus korona.
Indeks dolar yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama urun 0,53%. Penurunan tersebut menjadi yang terendah sejak 16 Januari.
Baca Juga: Dolar AS Lesu, Investor Enggan Ambil Risiko
Kepanikan di pasar global mendorong Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell untuk mengeluarkan pernyataan bahwa The Fed akan bertindak sesuai untuk mendukung ekonomi. Investor pun menilai pernyataan The Fed tersevut sebagai isyarat bahwa bank sentral akan memutuskan penurunan suku bunga dalam pertemuan 17-18 Maret.
"Negatif untuk dolar adalah bahwa The Fed memiliki lebih banyak kelonggaran daripada banyak bank sentral saingan. Dengan kebijakan, langkah-langkah itu dapat melakukan kerusakan material pada daya tarik mata uang," kata Analis Pasar Western Union Business Solutions Joe Manimbo, dilansir dari Reuters, Selasa (3/3/2020).