Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masyarakat Diminta Jangan Panic Buying, Inflasi Bisa Tinggi

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 03 Maret 2020 |14:56 WIB
Masyarakat Diminta Jangan <i>Panic Buying</i>, Inflasi Bisa Tinggi
Minimarket (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAYAPURA - Masyarakat diimbau untuk tidak panic buying dalam membeli bahan pangan atau makanan imbas virus korona masuk ke Indonesia. Jika kondisi ini terus terjadi akan memberikan dampak yang buruk bagi ekonomi Tanah Air.

Panic buying adalah tindakan membeli sejumlah besar produk yang tidak biasa untuk mengantisipasi atau setelah bencana atau bencana yang dirasakan, atau mengantisipasi kenaikan harga.

"Ya tentu kita imbau untuk tidak terlampau yang berlebihan karena ini juga akan membuat ekonomi kita akan lebih terganggu," kata pengusaha Rachmat Gobel yang juga Wakil Ketua DPR di Jayapura, Papua, Selasa (3/3/2020).

Baca Juga: Asosiasi Pengusaha Ritel Minta Masyarakat Tenang dan Tidak Perlu Panic Buying

Rachmat Gobel yang juga mantan Menteri Perdagangan ini menilai, aktivitas panic buying justru akan membuat inflasi yang nantinya mengganggu stabilitas ekonomi

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement