Virus Korona Ancam Perdagangan dengan China, Begini Penjelasan Menko Airlangga

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 03 Maret 2020 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 03 320 2177501 virus-korona-ancam-perdagangan-dengan-china-begini-penjelasan-menko-airlangga-Zgt0pRFHw7.jpg (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Berkaitan perdagangan dengan China, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa untuk perdagangan atau trade tidak ada halangan.

”Tetapi kalau kita lihat kemarin itu kan PMI/purchasing manager’s index untuk industri kita naik ke 51,9 jadi ini tinggi. Tentu tinggi ini artinya mereka masih punya bahan baku untuk memproduksi. Nah ini yang harus kita jaga,” kata Menko dilansir dari laman Setkab, Senin (3/3/2020).

Arahan Presiden, menurut Menko Perekonomian, bahwa ada 500 perusahaan yang merupakan importir agar dipermudah. Tujuannya, agar industrinya bisa ekspansi.

”Berbalik dengan berbanding terbalik China, PMI mereka sekarang tinggal 35,7 jadi mereka sedang drop. Dan PMI negara-negara lain pun termasuk Jepang semuanya di bawah 50, jadi Indonesia yang anomali sendiri,” imbuhnya.

Menurut Menko Perekonomian, momentum anomali ini harus dijaga bahwa barang yang diproduksi di Indonesia bagi mereka yang kesulitan impor juga akhirnya mencari value chain dari Indonesia.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini