Menengok Jembatan Youtefa, Ikon Kota Jayapura

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Rabu 04 Maret 2020 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 04 470 2178069 menengok-jembatan-youtefa-ikon-kota-jayapura-2CaXrsLAc4.jpeg Jembatan Youtefa (Foto: Okezone.com)

 JAYAPURA - Pasca-diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 28 Oktober 2019, Jembatan Youtefa yang berada di atas Teluk Youtefa, Jayapura, Provinsi Papua kini menjadi penggerak ekonomi sekitar, khususnya industri pariwisata.

Selain jadi ikon Kota Jayapura, Jembatan Youtefa juga menjadi penghubung Kota Jayapura dengan daerah perbatasan.

Jembatan Youtefa yang memakan anggaran Rp1,8 triliun mulai dibangun 2015 dan diresmikan pada 2019 memiliki panjang kurang lebih 1.800 meter dan lebar 17 meter menghubungkan daerah Hamadi menuju Holtekamp.

holtekam

Okezone pada hari ini, Rabu (4/3/2020) berkesempatan menengok Jembatan Youtefa. Dalam pantauan Okezone, sudah banyak masyarakat melewati Jembatan yang dulunya akan dinamai Holtekamp baik dari kota Jayapura ke perbatasan Skouw maupun sebaliknya.

Sebab, waktu tempuh dari Kota Jayapura menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw akan lebih cepat dari semula sekitar 1,5 hingga 2 jam menjadi sekitar 30 - 45 menit saja. Selain meningkatkan konektivitas, Jembatan Youtefa juga akan mendorong pengembangan Kota Jayapura ke Timur yakni ke arah kawasan Skouw.

holtekam

Pengembangan selanjutnya dari kawasan sekitar Jembatan Youtefa adalah untuk wisata air karena didukung dengan pemandangan teluk dan perbukitan. Sepanjang jalan di pinggir pantai dari dan menuju Jembatan Youtefa sudah banyak berdiri kokoh pendopo maupun penjual makanan dan minuman.

Selain menikmati keindahan pantai, masyarakat juga datang ke Jembatan Youtefa hanya untuk foto selfie. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Irfan Hidayat mengatakan, setelah diresmikan Presiden Jokowi pada 28 Oktober 2019, Jembatan Youtefa telah beroperasi dan telah memberikan pengaruh yang sangat besar di kota Jayapura, terutama menghubungkan antara perbatasan dengan kota Jayapura.

"Untuk lebih dekatnya juga masyarakat di sekitar Kampung Enggros di mana pariwisata sekitar meningkat sehingga tidak hanya orang-orang yang berlalu lalang berlalu lintas ke perbatasan tetapi juga perkembangan ekonomi di sekitar kampung Enggros berada di jembatan Youtefa juga diharapkan meningkat," katanya saat ditemui Okezone.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini