Kesal Biaya Logistik RI Masih Mahal, Jokowi Evaluasi Total Tol Laut

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 05 Maret 2020 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 05 320 2178592 kesal-biaya-logistik-ri-masih-mahal-jokowi-evaluasi-total-tol-laut-wh9UKezXbX.jpg Jokowi Pimpin Ratas (Foto: Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar program tol laut bisa lebih efisien, sehingga biaya logisitik antar daerah dan wilayah bisa diturunkan dan bisa lebih murah dibandingkan ke luar negeri.

Baca Juga: Ada Tol Laut, Jokowi Kesal Biaya Logistik Masih Mahal

Menurut Jokowi, dirinya menerima laporan di lapangan jika biaya logistik masih mahal meskipun sudah ada program tol laut. Sebagai salah satu contohnya adalah pengiriman barang dari Jakarta-Medan yang lebih mahal dibandingkan Jakarta-Singapura.

"Pertama mengontrol membuat tol laut semakin efisien. Biaya logistik antar daerah, antar wilayah, antar provinsi harus bisa diturunkan," ujarnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Baca Juga: Kirim Barang Jakarta-Medan Lebih Mahal Dibanding ke Singapura, Jokowi: Ini Harus Dibenahi

Jokowi juga minta agar program tol laut ini bisa dilihat secara komprehensif dan detail, sehingga bisa ditemukan akar masalah yang membuat biaya logisitik mahal.

"Saya minta masalah ini dilihat secara detail dan komprehensif, apakah masalahnya di pelabuhan. Misalnya urusan dengan dwelling time atau ada praktek monopoli di dalam transportasi dan distribusi barang sehingga biaya logsitik tidak efisien," jelasnya.

Selain itu lanjut Jokowi, dirinya juga mendapatkan laporan jika sulitnya biaya logistik turun karena tidak seimbangnya muatan. Maksudnya ketika membawa barang menuju Indonesia timur membawa barang penuh, namun ketika kembali lagi barang yang diangkut kosong.

"Selain itu, saya juga mendapat laporan bahwa biaya yang sulit turun karena tidak seimbangnya. Ini memang betul terutama dari wilayah timur, ada ketidakseimbangan jumlah muatan barang yang diangkut dari barat ke timur, penuh. Tapi begitu dari timur kembali ke barat, itu muatannya jauh berkurang. Ini semuanya coba dilihat kembali," kata Jokowi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini