Kebutuhan di Dalam Negeri Meningkat, RNI Stop Ekspor Masker

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 06 Maret 2020 16:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 06 320 2179270 kebutuhan-di-dalam-negeri-meningkat-rni-stop-ekspor-masker-6cSbSTQ4kY.jpg Masker (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) akan menghentikan sementara ekspor masker ke luar negeri. Hal tersebut sebagai tindak lanjut dari arahan pemerintah untuk mengutamakan kebutuhan di dalam negeri.

Direktur Utama RNI Eko Taufik Wibowo mengatakan pihaknya bakal mengikuti arahan pemerintah untuk menutup keran ekspor masker. Mengingat kebutuhan di dalam negeri sendiri kebutuhannya tengah meningkat.

"Saya stop enggak boleh lagi ekspor kecuali CSR terakhir kalau enggak salah Hong Kong, dari BNI untuk TKI kita di sana," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Baca Juga: RNI Bakal Produksi Bakal Produksi 1 Juta Masker

Sebelumnya lanjut Eko, hasil produksi masker perseroan ada beberapa yang diekspor. Namun mengingat adanya kelangkaan dan kebutuhan yang meningkat pihaknya memutuskan untuk menutup sementara keran ekspor.

"Waktu awal-awal ada ekspor masih manajemen lama (dulu)," kata Eko.

Baca Juga: Mau Produksi 1 Juta Masker, BUMN Ini Masih Kesulitan Bahan Baku

Untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri, pihaknya juga bakal memproduksi 1 juta masker pada tahun ini. Namun saat ini pihaknya masih menunggu pasokan bahan baku dari negara Eropa.

"Target saya minimal bulan ini saya bisa produksi satu juta. Kalau barang masuk, cepat produksi seminggu selesai. Saya kejar terus," kata Eko

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini