Tarif Ojol Naik, Ini yang Bakal Dilakukan Gojek

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 10 Maret 2020 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 10 320 2181067 tarif-ojol-naik-ini-yang-bakal-dilakukan-gojek-kOTJSojOxn.jpg Gojek (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan memutuskan untuk menaikan tarif ojek online mulai 16 Maret 2020. Adapun tarif batas bawah (TBB) ojek online naik Rp250 dari sebelumnya Rp2.000 per kilometer (km) menjadi Rp2.250 per km. Sementara untuk tarif batas atas naik dari Rp150 menjadi Rp2.650 per km dari Rp2.500 per km.

Baca Juga: Soal Tarif Ojol Naik, Ini Tanggapan Grab hingga Gojek

Menanggapi hal tersebut, Chief of Public Policy and Government Relations Gojek Shinto Nugroho mengatakan pihaknya bakal mengikuti apa yang sudah diputuskan oleh pemerintah. Pihaknya juga akan meningkatkan pelayanan kepada para penumpang.

"Kami dari Gojek kami senantiasa mematuhi yang ditetapkan pemerintah. Dari yang disampaikan kami akan berusaha selalu meningkatkan keamanan dan kenyamanan," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Baca Juga: Bukan Karena Didemo, Ini Alasan Kemenhub Naikkan Tarif Ojek Online

Adapun peningkatan keamanan akan dilakukan dengan mencantumkan dengan cara mengintensifkan kontak hotline untuk pengaduan. Sementara dari sisi konsumen juga akan diberikan asuransi jika mengalami kecelakaan.

"Kami lakukan beberapa hal terkait upaya meningkatkan keamanan. Contohnya share dan hotline. Kami perlindungan konsumen dan asuransi saat ini kami bekerja sama dengan Jasa Raharja. Kalau trip dengan Gojek dicover Jasa Raharja," katanya.

Sebelumnya, maka tarif batas bawah (TBB) ojek online naik dari sebelumnya Rp 2.000 menjadi Rp 2.250. Sementara untuk tarif batas atas naik dari Rp 2.500 menjadi 2.650.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir akan kenaikan ini. Sebab dengan kenaikan tarif ini, akan ada perbaikan pelayanan yang akan diberikan.

Kementerian Perhubungan sendiri menekankan pada dua aspek pelayanan yang harus ditingkatkan. Pertama adalah aspek keselamatan dan yang kedua adalah keamanan penumpang.

"Kalau tari akan dinaikan mereka sebagian besar mengurangi frekuensi ojek online. Kalau ada kenaikan tarif, rata-rata pengguna ada kompensasi perbaikan pelayanan dari aspek keselamatan dan keamanan. Oke di naikan tapi pelayanan lebih dari jaminan juga lebih," ujarnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini