nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Virus Korona Meluas, Ekspor Masker RI Naik

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 16 Maret 2020 13:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 16 20 2184031 virus-korona-meluas-ekspor-masker-ri-naik-2PPlaHPoSI.jpg Waspada Virus Korona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada kenaikan ekspor masker pada Februari 2020. Permintaan masker di seluruh dunia meningkat seiring meluasnya virus korona di beberapa negara. Sepanjang Februari 2020 beberapa komoditas ekspor nonmigas mengalami peningkatan.

Ekspor komoditas barang tekstil jadi lainnya pada Februari 2020 mengalami peningkatan sebesar USD72 juta. Kemudian disusul bahan bakar mineral yang naik USD62,4 juta.

Baca Juga: Impor Februari Alami Penurunan 18,69% Dibandingkan Januari

“Untuk kenaikan barang tekstil lainnya dengan kode HS63 ini di antaranya masker, di antaranya komoditas masker masuk sini,” Kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti dalam konferensi, Jakarta, Senin (16/3/2020).

Sementara itu komoditas yang naik paling besar adalah logam mulia, perhiasan permata yang mengalami peningkatan sebesar USD263,9 juta. Lalu komoditas kendaraan dan bagiannya mengalami peningkatan sebesar USD133,3 juta.

Baca Juga: Impor dari China Turun hingga USD1,95 Miliar

Adapun ekspor lemak dan minyak hewan nabati mengalami peningkatan sebesar USD130,4 juta. Di sisi lain, komoditas besi dan baja mengalami penurunan terbesar yakni USD211,3 juta.

Disusul komoditas alas kaki dan tembaga yang masing-masing turun USD86,4 juta dan USD44 juta.

Sebelumnya, BPS menyebut China masih menjadi pangsa ekspor nonmigas terbesar Indonesia. Ekspor pada Februari 2020 sebesar USD13,94 miliar. Kontribusi terbesar dari ekspor di Februari berasal dari sektor non migas dengan angka mencapai USD13,12 miliar.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini