Pasar Keuangan Filipina Tutup Akibat Corona

Selasa 17 Maret 2020 19:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 17 278 2184880 pasar-keuangan-filipina-tutup-akibat-corona-BC8NS289kF.jpeg Pasar Saham (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA – Filipina menutup Bursa Efek untuk mengurangi kerugian akibat mewabahnya virus corona. Bursa Efek Filipina ditutup hingga waktu yang belum ditentukan.

Ini adalah penutupan pasar keuangan yang pertama di dunia untuk merespons penyebaran virus corona. Sementara itu perdagangan valuta asing dan obligasi ditangguhkan.

Baca Juga: UEFA Ingin Kompetisi Domestik Selesai Akhir Juni 2020

Langkah itu diambil setelah bursa-bursa efek di berbagai belahan dunia menutup lantai perdagangan atau menghentikan perdagangan setelah penurunan nilai pasar. Ini adalah penghentian tahap pertama.

Pemerintah Filipina menghentikan perdagangan karena alasan kesehatan. Namun, tidak menutup kemungkinan negara lain akan mengikuti langkah itu.

Baca Juga: Perusahaan Bermasalah akibat Virus Korona, Gaji Ditentukan Berdasar Kesepakatan Pengusaha-Buruh

“Mengingat penurunan harga saham dalam kecepatan yang tak terduga, ini sudah mengindikasikan bursa-bursa saham akan ditutup, jika situasi tidak berubah,” kata perusahan riset, Capital Economics, dilansir dari VOA, Selasa (17/3/2020).

Pasar-pasar keuangan dunia anjlok seiring dengan penyebaran pandemic virus corona. Setidaknya USD14 triliun nilai pemegang saham hangus. Bahkan aset-aset pelindung, seperti emas, sudah dijual untuk menutup kerugian.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini